Mantan Pejabat AS Bantah Iran Langgar Perjanjian Nuklir
-
Ben Rhodes
Mantan Penasihat Presiden AS, Ben Rhodes tidak setuju jika Iran dianggap tidak berkomitmen terhadap perjanjian nuklir, dan mengatakan pelanggaran perjanjian nuklir oleh AS juga akan menghilangkan potensi kesepakatan dengan Korea Utara.
Seperti dilaporkan IRNA, mantan penasihat Barack Obama ini pada hari Jumat (11/8/2017) menanggapi komentar Presiden AS Donald Trump yang menuding Iran melanggar semangat perjanjian nuklir.
"Pemerintah Trump sudah berkali-kali menuding Iran melanggar perjanjian nuklir, padahal laporan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) memverifikasi kepatuhan Tehran," tegasnya.
Pada hari Kamis, Trump kembali mengkritik perjanjian nuklir yang dicapai Iran dengan Kelompok 5+1 dan mengatakan, Tehran tidak berkomitmen dengan kesepakatan. Padahal, Gedung Putih sendiri sampai sekarang sudah dua kali memverifikasi kepatuhan Tehran.
AS baru-baru ini juga menerapkan sanksi baru terhadap Iran, Rusia dan Korea Utara; sebuah undang-undang yang dianggap melanggar komitmen Washington sendiri. (RM)