Menlu Jerman: Uni Eropa Harus Dukung Kubu Oposisi Turki
-
Sigmar Gabriel
Menteri Luar Negeri Jerman mengatakan, Uni Eropa harus mendukung kubu oposisi pemerintahan Recep Tayyip Erdogan, Presiden Turki.
Mehr News (22/8) melaporkan, Sigmar Gabriel, Menlu Jerman, Selasa (22/8) dalam kampanye Partai Sosial Demokrat Jerman, SDP menjelaskan, lebih dari setengah rakyat Turki berpikiran demokratis dan tidak mendukung Erdogan.
Sigmar Gabriel menuturkan, saya percaya banyak orang di Turki yang mengandalkan Eropa dan Jerman untuk mendukung proses demokratisasi di negara itu.
Erdogan, Ahad lalu meminta warga Jerman keturunan Turki untuk tidak memberikan suaranya kepada tiga partai besar Jerman, termasuk Partai Uni Demokrat Kristen, CDU dan SDP karena diklaim sebagai musuh Turki.
Permintaan Presiden Turki itu justru menambah ketegangan di antara kedua negara.
Ketegangan Turki-Jerman dalam beberapa bulan terakhir semakin meningkat terutama dipicu oleh sejumlah isu termasuk pelarangan kampanye referendum amandemen UUD Turki di Jerman, pemberian suaka politik kepada orang-orang yang dituduh pelaku kudeta Turki oleh Jerman dan yang terbaru, penangkapan Peter Steudtner, aktivis HAM Jerman di Turki.
Negara-negara Eropa di antaranya Jerman dan partai-partai oposisi Turki menuduh pemerintah Ankara memanfaatkan kudeta gagal 15 Juli di negara itu untuk "membersihkan" para penentang politiknya. (HS)