Komandan Militer Myanmar: Serangan atas Muslim Berlanjut
https://parstoday.ir/id/news/world-i44457-komandan_militer_myanmar_serangan_atas_muslim_berlanjut
Di tengah derasnya protes dan kecaman dunia atas pembunuhan terhadap Muslimin Rohingya di Myanmar, Komandan militer negara itu justru menekankan berlanjutnya serangan terhadap Muslimin Rohingya.
(last modified 2026-02-27T10:04:47+00:00 )
Sep 18, 2017 04:15 Asia/Jakarta
  • Jenderal Min Aung Hlaing
    Jenderal Min Aung Hlaing

Di tengah derasnya protes dan kecaman dunia atas pembunuhan terhadap Muslimin Rohingya di Myanmar, Komandan militer negara itu justru menekankan berlanjutnya serangan terhadap Muslimin Rohingya.

Kantor berita Perancis, AFP (17/9) melaporkan, Jenderal Min Aung Hlaing, Komandan militer Myanmar, Ahad (17/9) membela operasi militer negara ini terhadap Muslimin Rohingya dan mengatakan, "operasi pembersihan" di negara bagian Rakhine dilakukan untuk mengusir para militan yang menyerang pos-pos polisi pada 25 Agustus 2017 lalu.

Jenderal Min mengajak pemerintah Myanmar untuk bersatu mengatasi isu Rohingya, yang disebutnya sebagai sebuah kelompok Muslim yang tidak punya akar di Myanmar dan pasukan negara itu dituduh telah melakukan "pembersihan" terhadap mereka. 

Realitasnya, kekerasan dan serangan yang dilakukan militer Myanmar terhadap Muslimin Rohingya telah memicu eksodus sekitar 400 ribu etnis paling tertindas di dunia itu ke perbatasan Bangladesh. Para pengungsi Muslim kepada wartawan mengaku bahwa tentara Myanmar telah membantai dan membakar desa-desa Muslim.

Petinggi PBB meyebut operasi militer Myanmar itu telah memenuhi syarat untuk disebut sebagai sebuah pembersihan etnis Muslim Rohingya, salah satu etnis tanpa negara (stateless) yang telah mengalami penganiayaan dan penindasan selama bertahun-tahun. (HS)