AS Tegaskan Dukungan untuk Agresi Saudi di Yaman
-
Presiden Amerika Serikat bersama Raja Arab Saudi mengikuti tarian pedang di Riyadh.
Gedung Putih menekankan dukungannya terhadap tindakan tidak manusiawi rezim Arab Saudi di Yaman.
Seperti dikutip laman Farsnews, Gedung Putih dalam satu pernyataan pada Jumat (24/11/2017), menegaskan kembali dukungannya kepada Al Saud dan koalisinya di Yaman, tanpa mengindahkan peringatan lembaga internasional tentang peran AS dan sekutunya di Timur Tengah dalam menciptakan krisis kemanusiaan di Yaman.
Gedung Putih, bertentangan dengan kondisi sebenarnya, mengklaim bahwa rezim Saudi telah membuka kembali pelabuhan al-Hadidah dan Bandara Internasional Sana'a.
Rezim Saudi berjanji akan membuka kembali pelabuhan al-Hadidah dan bandara Sana'a pada 24 November lalu, untuk penyaluran bantuan kemanusiaan.

Saudi juga berulang kali mengumumkan bahwa mereka akan mencabut blokade beberapa pelabuhan dan bandara Yaman, namun selalu menunda dengan berbagai alasan.
Arab Saudi, dengan dukungan Amerika Serikat, menyerang Yaman sejak Maret 2015 dan kemudian memblokade negara tersebut melalui darat, laut dan udara.
Agresi Saudi ke Yaman sejauh ini telah membunuh dan melukai puluhan ribu warga sipil dan memaksa jutaan warga Yaman mengungsi. Yaman juga menghadapi kekurangan pangan, obat-obatan dan penyebaran berbagai penyakit akibat serangan militer Saudi. (RM)