Inggris Diminta Hentikan Pasokan Senjata untuk Saudi
https://parstoday.ir/id/news/world-i47563-inggris_diminta_hentikan_pasokan_senjata_untuk_saudi
Ketua Partai Buruh Inggris, Jeremy Corbyn menyebut sikap diam perdana menteri negara itu di hadapan Arab Saudi sebagai bukti keterlibatannya dalam penderitaan rakyat Yaman.
(last modified 2026-07-29T04:05:44+00:00 )
Des 02, 2017 00:10 Asia/Jakarta
  • Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz dan Perdana Menteri Inggris Theresa May.
    Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz dan Perdana Menteri Inggris Theresa May.

Ketua Partai Buruh Inggris, Jeremy Corbyn menyebut sikap diam perdana menteri negara itu di hadapan Arab Saudi sebagai bukti keterlibatannya dalam penderitaan rakyat Yaman.

Seperti dikutip laman Mehrnews, Corbyn dalam sebuah cuitan di akun Twitter-nya, Jumat (1/12/2017) menulis, "Sikap diam Perdana Menteri Inggris Theresa May selama kunjungannya ke Riyadh terkait blokade Yaman dan peran London dalam perang tersebut, mencerminkan keterlibatannya dalam penderitaan rakyat Yaman."

Arab Saudi, tegasnya, harus mengakhiri pengepungan Yaman dan Inggris juga harus menangguhkan penjualan senjata ke Saudi.

Selama kunjungannya ke Riyadh pada Kamis lalu, May dalam sebuah pidato yang penuh kepura-puraan meminta Saudi untuk mengurangi blokade Yaman, padahal ia menolak menghentikan penjualan senjata ke Riyadh.

Arab Saudi, dengan dukungan AS dan beberapa negara lainnya, menyerang Yaman sejak Maret 2015. Mereka juga memblokade negara tersebut dari darat, laut dan udara. Agresi Saudi di Yaman telah membunuh dan melukai puluhan ribu warga sipil. (RM)