Kimball: Trump Sengaja Panas-panasi Iran Lewat Rudal Yaman
-
Daryl Kimball
Direktur eksekutif Asosiasi Kontrol Senjata, ACA ikut membantah tuduhan Wakil tetap Amerika Serikat di PBB terhadap Iran dan menganggap Presiden Donald Trump sebagai provokator yang ingin meningkatkan eskalasi ketegangan dengan Iran.
Mehr News (15/12) melaporkan, Daryl Kimball, Direktur eksekutif ACA di laman Twitternya menulis, statemen Nikki Haley, Dubes Amerika di PBB terkait pengiriman rudal Iran untuk kelompok Houthi di Yaman sungguh mengganggu, pasalnya jika kita menerima bahwa Iran memang mengirim rudal-rudal tersebut, maka ini hanyalah satu dari sekian banyak dampak perang dahsyat yang sekarang terjadi di Yaman.
Direktur Asosiasi Kontrol Senjata Amerika itu juga memprotes pendekatan Washington terhadap Iran dan menuturkan, strategi untuk menyikapi sepak terjang Iran di kawasan adalah strategi diplomatik regional yang mencakup partisipasi Iran, sementara Trump dan Haley malah menjadi provokator peningkatan ketegangan dengan Iran.
Kimball menegaskan, jika Gedung Putih mengira bahwa dengan keluar dari kesepakatan nuklir atau JCPOA dan menerapkan kembali sanksi-sanksi terkait nuklir atas Tehran, bisa mendapat dukungan internasional untuk menghapus peran Iran dalam transformasi Timur Tengah dan merevisi kesepakatan nuklir, maka itu salah besar.
Nikki Haley, Kamis (14/12) malam melancarkan propaganda baru terhadap Iran dan menuduh negara itu menyuplai gerakan perlawanan rakyat Yaman, Ansarullah dengan senjata dan rudal. (HS)