Dubes Rusia Tolak Relokasi Rudal Balistik Iran ke Yaman
-
Rudah Yaman
Duta Besar Rusia untuk Yaman, Vladimir Didoshkin, menolak klaim relokasi rudal balistik dari Iran ke Yaman dan menyatakan, Rusia sepenuhnya tidak setuju dengan klaim Amerika yang menuding Iran berperan dalam penembakan rudal balistik dari Yaman menuju Riyadh.
Didoshkin pada Jumat (22/12/2017) dalam wawancaranya dengan televisi Aljazeera menjelaskan, Koalisi Arab Saudi telah mengontrol penuh seluruh jalur masuk dari darat, udara dan laut Yaman, serta memasok rudal balistik ke negara ini secara teknis tidak mungkin mengingat kontrol pasukan koalisi terhadap zona udara, darat dan laut Yaman.
Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley, pada 14 Desember 2017, tanpa menyinggung dukungan penuh Washington terhadap agresi Arab Saudi ke Yaman, mengklaim bahwa Iran telah mengirim rudal balistik ke Yaman yang digunakan dalam serangan ke sebuah bandara di Riyadh, Arab Saudi.
Di lain pihak, Ketua Komisi Tinggi Revolusi Yaman, Muhammad Ali al-Houthi, seraya menolak klaim Amerika Serikat itu dan mengatakan, tujuan di balik sandiwara terbaru Washington adalah menjustifikasi penjualan berbagai senjata terlarangnya ke Arab Saudi untuk membantai warga Yaman.
Arab Saudi dengan dukungan Amerika Serikat, Uni Emirat Arab dan sejumlah negara sekutu, melancarkan agresi brutal terhadap Yaman sejak Maret 2015. Tidak hanya itu, Saudi juga memblokadi Yaman dari darat, udara dan laut, sehingga menciptakan krisis kemanusiaan termasuk kelaparan dan wabah.
Agresi Arab Saudi ke Yaman telah merusak infrastruktur negara Arab miskin itu dan menewaskan lebih dari 13 ribu warga Yaman.(MZ)