Rusia Anggap Sanksi AS, Peluang untuk Pembangunan
-
Menteri Energi Rusia Alexander Novak.
Menteri Energi Rusia Alexander Novak, mengatakan perluasan sanksi Amerika Serikat terhadap Rusia, tidak akan menimbulkan kerusakan pada sektor industri dalam negeri, tapi justru akan menciptakan lebih banyak peluang untuk pembangunan Rusia.
Novak, seperti dikutip kantor berita TASS, Sabtu (27/1/2018) menambahkan, perusahaan-perusahaan Rusia telah bekerja dalam kondisi ini sejak tahun 2014 dan kami melihat bahwa sanksi tersebut tidak mempengaruhi kerja mereka.
"Pada tahun 2017, kami mencapai peringkat kinerja yang sangat baik, dan sanksi akan memberi kesempatan lebih besar bagi pertumbuhan industri dalam negeri Rusia," tegasnya.
Novak mengatakan sanksi tidak mempengaruhi pembangunan sektor energi Rusia. Sanksi saat ini, lanjutnya, telah diterapkan pada sektor eksplorasi minyak dan beberapa sektor lain, di mana sudah pernah diterapkan pada Rusia di masa lalu.

Di bagian lain, Navok menandaskan bahwa sanksi Amerika "tidak sah" dan "disesalkan."
"Para individu yang disanksi akan terus bekerja dan melaksanakan tugas-tugas negara, dan larangan yang diberlakukan pada mereka hanya akan mendorong ketegangan lebih lanjut," ujarnya.
Pada Jumat lalu, Departemen Keuangan AS mengumumkan bahwa pihaknya telah menambahkan 21 individu dan sembilan entitas terkait Rusia ke dalam daftar sanksinya.
Hubungan Moskow dan Washington memburuk sejak beberapa tahun lalu, di tengah perselisihan menyangkut krisis di Suriah, konflik di Ukraina dan dugaan campur tangan Rusia dalam pilpres AS tahun 2016. (RM)