Mattis: AS Tidak Punya Bukti Soal Penggunaan Gas Sarin oleh Suriah
https://parstoday.ir/id/news/world-i50889-mattis_as_tidak_punya_bukti_soal_penggunaan_gas_sarin_oleh_suriah
Menteri Pertahanan AS James Mattis menyatakan, Amerika Serikat tidak memiliki bukti untuk mengkonfirmasi laporan bahwa pemerintah Suriah menggunakan bahan kimia sarin terhadap warga sipilnya.
(last modified 2026-06-14T18:16:20+00:00 )
Feb 03, 2018 02:33 Asia/Jakarta
  • James Mattis
    James Mattis

Menteri Pertahanan AS James Mattis menyatakan, Amerika Serikat tidak memiliki bukti untuk mengkonfirmasi laporan bahwa pemerintah Suriah menggunakan bahan kimia sarin terhadap warga sipilnya.

Mattis mengemukakan hal itu pada hari Jumat (02/2/2018), dan mengatakan bahwa Washington "prihatin" soal penggunaan gas sarin di Suriah namun tidak dapat mengkonfirmasi laporan dari LSM dan kelompok militan dalam hal ini.

Sarin adalah gas toksin tidak berwarna dan tidak berasa yang dapat menyebabkan kegagalan pernafasan dan kematian.

Dengan menuding pemerintahan Presiden Suriah Bashar al-Assad menggunakan senjata kimia terhadap warga sipil, AS menembakkan puluhan rudal Tomahawk ke sebuah pangkalan udara Suriah pada April lalu setelah serangan gas sarin di Khan Shaykhun di Provinsi Idlib yang menewaskan sedikitnya 80 orang.

Donald Trump

Mattis mengemukakan hal itu setelah pejabat senior AS mengklaim bahwa Presiden Donald Trump akan melancarkan aksi militer jika diperlukan terhadap pemerintah Suriah yang mereka klaim kemungkinan akan mengembangkan jenis senjata kimia baru.

Pejabat yang berbicara secara anonim itu mengatakan bahwa angkatan bersenjata Suriah "mengembangkan" senjata kimia mereka dan terus menggunakannya sesekali dalam jumlah yang lebih kecil sejak April lalu.

Ini dilontarkan di saat pemerintah Suriah dengan tegas menolak menggunakan atau bahkan memiliki senjata kimia sejak Damaskus mematuhi Konvensi Senjata Kimia dan bahkan telah diakui oleh para pengamat internasional pada tahun 2013.(MZ)