Inggris Ancam Rusia Jatuhkan Sanksi Baru
-
PM Inggris, Theresa May
Perdana Menteri Inggris, Theresa May dilaporkan mengulang dakwaan palsu terhadap Rusia dan mengancam Moskow dengan sanksi baru
Menurut laporan situs resmi pemerintah Inggris, Theresa May mengulang klaim palsu anti Rusia terkait pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dan mengkonfirmasikan pengambilan keputusan serius untuk menghukum pemerintah Moskow, membekukan aset negara ini, dan melawan aktivitas kekerasan di dalam dan luar negeri Rusia.
Di sisi lain, Valentina Matviyenko, kepala Dewan Federasi Rusia sebelumnya mengatakan, langkah provokatif Inggris dipicu oleh pemilu presiden Rusia. Pemilu presiden di Rusia akan digelar 18 Maret.
Kepala Dewan Federasi Rusia juga menandaskan, langkah provokatif Inggris disusun dengan skenario lemah dan karena kian dekatnya pemilu presiden di Rusia serta ditujukan untuk mencitrakan wajah negatif Moskow kepada masyarakat internasional.
Inggris mengklaim, Rusia bertanggung jawab atas percobaan pembunahan mantan spoin Moskow, Sergei Skipta. Dalam koridor ini, telah diambil langkah-langkah anti Rusia.(MF)