Rusia: Serangan Kimia Suriah, Sandiwara White Helmet
https://parstoday.ir/id/news/world-i54920-rusia_serangan_kimia_suriah_sandiwara_white_helmet
Wakil Kepala Direktorat Operasional Staf Umum Rusia, Letnan Jenderal Viktor Poznikhir mengatakan, serangan kimia di Douma, Suriah adalah sebuah pentas drama dan pekerjaan ini dilakukan oleh organisasi yang disebut White Helmet.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Apr 12, 2018 11:49 Asia/Jakarta
  • Wakil Kepala Direktorat Operasional Staf Umum Rusia, Letnan Jenderal Viktor Poznikhir.
    Wakil Kepala Direktorat Operasional Staf Umum Rusia, Letnan Jenderal Viktor Poznikhir.

Wakil Kepala Direktorat Operasional Staf Umum Rusia, Letnan Jenderal Viktor Poznikhir mengatakan, serangan kimia di Douma, Suriah adalah sebuah pentas drama dan pekerjaan ini dilakukan oleh organisasi yang disebut White Helmet.

Seperti dikutip IRNA, Letjen Poznikhir pada Rabu (11/4/2018) menambahkan, White Helmet dengan bantuan teroris yang sudah terkepung dan para pendukung mereka, telah mementaskan drama serangan kimia di Douma, Ghouta Timur.

"Kami menemukan pusat produksi bahan-bahan kimia beracun di tunel bawah tanah di Ghouta Timur milik kelompok teroris," ujarnya.

Letjen Poznikhir menjelaskan teroris berniat melakukan tindakan provokasi, tetapi pasukan Suriah dan Pusat Rusia untuk Rekonsiliasi berhasil menggagalkan rencana ini tepat pada waktunya.

White Helmet.

Sabtu lalu, kelompok teroris Jaish al-Islam di Douma menuding tentara Suriah melakukan serangan kimia ke daerah itu yang menewaskan puluhan warga sipil. Pemerintah Damaskus membantah keras tuduhan tersebut.

AS dan sekutunya termasuk Inggris dan Perancis, juga menuding pemerintah Suriah menggunakan senjata kimia tanpa mengantongi bukti yang kredibel.

Kementerian Pertahanan Rusia pada hari Senin mengumumkan bahwa tentara mereka tidak menemukan bukti apapun tentang serangan kimia di Douma.

AS dan sekutunya benar-benar mengkhawatirkan kekalahan teroris di Ghouta Timur, sebuah daerah strategis di pinggiran Damaskus. (RM/PH)