Rusia Siap Hadapi Arogansi AS terhadap Negara Lain
-
Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov.
Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov mengatakan Moskow siap untuk menanggapi langkah-langkah agresif Washington.
Ryabkov kepada kantor berita TASS, Jumat (13/4/2018) menuturkan, Rusia menolak perilaku agresif Amerika Serikat dengan semua negara dunia, termasuk perintah dan larangan mereka.
"Tidak ada negara yang memiliki hak untuk berbicara dengan Moskow dengan cara ini," tegasnya.
Dia menambahkan bahwa Rusia menganggap perilaku ini sebagai arogansi politik dan sikap arogan dalam berbicara dengan negara lain.
Ryabkov juga memperingatkan AS tentang penggunaan kekuatan militer terhadap Suriah dan meminta negara itu untuk menahan diri sampai keluarnya kesimpulan tim ahli dari Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW).
"Pengerahan kekuatan militer terhadap Suriah akan menjadi pelanggaran hukum internasional, termasuk Piagam PBB," tandasnya.
Sabtu lalu, kelompok teroris Jaish al-Islam di Douma menuding tentara Suriah melakukan serangan kimia ke daerah itu yang menewaskan puluhan warga sipil. Pemerintah Damaskus membantah keras tuduhan tersebut.
Para pejabat Amerika, termasuk Menteri Pertahanan James Mattis, dalam beberapa hari terakhir berbicara tentang kemungkinan serangan militer AS di Suriah dengan alasan dugaan serangan kimia di Douma. (RM/PH)