Terungkap, Dokumen Kerjasama Militer Turki dan Teroris di Suriah
-
Kelompok teroris Tahrir al-Sham
Anasir-anasir kelompok teroris Tahrir al-Sham (Front al-Nusra) mempublikasikan video kehadiran pasukan militer Turki di Suriah dan mengakui kerjasama penuh Ankara dengan mereka.
Menurut laporan IRNA hari Rabu (20/6), video yang dipublikasikan di media sosial ini menyebut anasir kelompok teroris Tahrir al-Sham bertanggung jawab mempertahankan satu markas pengawas militer Turki di provinsi Idlib, Suriah.
Para analis regional dan netizen menyatakan bahwa video ini diambil di Tell Touqan di timur provinsi Idlib di jalur kota Saraqib menuju Abu al-Duhur. Dalam video ini dapat disaksikan para teroris Tahrir al-Sham berdiri di samping tentara Turki, panser dan perlengkapan senjatanya.
Kelompok teroris Tahrir al-Sham atau Front al-Nusra sebelumnya mengumumkan bahwa hubungan kami dengan Turki berdasarkan kepentingan dan maslahat bersama.
Hubungan antara kelompok teroris Tahrir al-Sham dengan militer Turki selama lima tahun lalu terus berlangsung dan berada pada level strategis.
Kelompok teroris Tahrir al-Sham dan Daesh bukan saja dimasukkan dalam daftar kelompok teroris oleh PBB, tapi negara-negara penjamin gencatan senjata di Suriah seperti Iran, Rusia dan Turki dalam perundingan Astana komitmen untuk memeranginya.