Rusia; Iran Pemain Bertanggung Jawab di Suriah
-
Bendera Rusia
Deputi kantor penerangan Departemen Luar Negeri Rusia, Artyom Kozhin Kamis (26/7) menekankan, Republik Islam Iran pemain bertanggung jawab di Suriah.
IRNA melaporkan Artyom Kozhin juga mengisyaratkan penyelenggaraan babak baru dialog Astana pada 30-31 Juli di kota Sochi dan mengatakan, di pertemuan selain dihadiri deputi menlu Iran, Rusia dan Turki sebagai negara penjamin dialog Astana, juga akan hadir pihak Suriah dan pengawas dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Kozhin mengingatkan, di babak kesepuluh dialog Astana akan dibahas kondisi kemanusiaan dan isu-isu yang berkaitan dengan penyusunan konstitusi di Suriah.
Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoygu baru-baru ini menekankan, Republik Islam Iran memainkan peran siginfikan dalam menciptakan stabilitas di Suriah.
Perundingan Astana digelar sejak Januari 2017 atas prakarsa Iran dan kerjasama Rusia serta Turki untuk menerapkan perdamaian di Suriah.
Hasil nyata dari perundingan Astana adalah pembentukan zona penurunan tensi di Suriah.
Krisis di Suriah meletus sejak tahun 2011 seiring dengan serbuan besar-besaran kelompok teroris dukungan Arab Saudi, Amerika Serikat dan sekutunya untuk mengubah konstelasi regional demi keuntungan rezim Zionis Israel. (MF)