Diam-diam, AS Bahas Rencana Kudeta terhadap Maduro
-
Presiden AS Donald Trump dan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Surat kabar The New York Times dalam sebuah laporan menulis bahwa para pejabat AS telah melakukan pertemuan rahasia dengan beberapa komandan militer Venezuela untuk menyusun rencana penggulingan Presiden Nicolas Maduro.
Berdasarkan pengakuan para pejabat Amerika Serikat dan seorang mantan komandan militer Venezuela yang terlibat, rencana kudeta itu telah terhenti.
Komplotan militer Venezuela meminta radio yang dienkripsi untuk dipakai sebagai alat komunikasi di antara mereka sendiri untuk menangkap Maduro dan para petinggi militer. Tetapi AS tidak pernah mengabulkan permintaan itu, dan setelah beberapa kali pertemuan, orang-orang Venezuela menjadi frustrasi.
Pemerintahan Maduro kemudian memenjarakan puluhan konspirator, meskipun banyak yang masih buron.
Di antara mereka yang mengecam pertemuan rahasia itu adalah Presiden Evo Morales dari Bolivia, yang menyebut rencana itu sebagai konspirasi kudeta Trump.
Pada Agustus 2018, Presiden Donald Trump telah meminta masukan tentang kemungkinan menyerang Venezuela. Dia mengangkat gagasan itu saat pertemuan untuk membahas sanksi yang dikenakan AS terhadap Venezuela yang kaya minyak. (RM)