Aktivis Anti Perang: Inggris Sekutu Kejahatan Saudi di Yaman
-
PM Inggris, Theresa May dan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz
Aktivis anti perang Inggris menyatakan pemerintah London memasok senjata dan alutsista kepada Riyadh yang dipergunakan untuk melakukan kejahatan terhadap rakyat Yaman.
Andrew Smith, Juru Bicara Kampanye Melawan Perdagangan Senjata dalam wawancara dengan IRNA hari Sabtu (27/10) menyinggung berbagai kejahatan yang dilakukan Arab Saudi, termasuk yang terbaru pembunuhan Jamal Khashoggi.

"Kejahatan yang terjadi di konsulat Arab Saudi contoh lain dari kejahatan yang besar yang dilakukan rezim ini selama bertahun-tahun," ujar aktivis anti perang ini.
"Para politikus yang menunjukkan kemarahan terhadap kasus Khashoggi saat ini, meraka tidak lain dari orang-orang yang bertahun-tahun melakukan transaksi senjata dengan Riyadh," tegasnya.
Mengenai sikap pemerintah Inggris dalam kasus Khashoggi, Smith menilai London tidak konsisten karena mengecam Arab Saudi dalam kasus Khashoggi, tapi tetap melanjutkan transaksi penjualan senjata kepada Riyadh dan melanjutkan dukungannya terhadap rezim Al Saud.
Berlanjutnya dukungan pemerintah Inggris terhadap rezim Al Saud berlangsung di saat hanya enam persen saja dari rakyat Inggris yang mendukung negaranya bekerja sama dengan Riyadh dalam masalah militer.(PH)