Putin Mengaku Siapkan Langkah baru Jika AS keluar dari INF
-
Vladimir Putin
Presiden Rusia, Vladimir Putin menyatakan Moskow memiliki kesiapan yang diperlukan untuk menjaga keamanannya pasca keluarnya Amerika Serikat dari Traktat Angkatan Nuklir Jangka Menengah (INF).
Televisi al-Mayadeen melaporkan, Putin Selasa (18/12) mengatakan, jika Washington keluar dari perjanjian INF, ia akan mengambil langkah baru untuk membela keamanan Moskow.
Presiden Rusia ini menambahkan, misi utama angkatan bersenjata Rusia di tahun 2019 adalah memperkokoh kemampuan nuklir.
Presiden AS Donald Trump tanpa menyodorkan bukti menuding Rusia melanggar perjanjian INF dan menyatakan Washington akan keluar dari perjanjian ini.
Amerika Serikat dan Uni Soviet tahun 1987 menandatangani Traktat Angkatan Nuklir Jangka Menengah (INF).
Perjanjian ini melarang AS dan Rusia menempatkan rudal balistik dan cruise.
Target dari perjanjian ini adalah rudal nuklir jarak menengah cruise dan pelontarnya dengan jarak tempuh 500 hingga 1000 dan dari 1000 hingga 5500 km. (MF)