Venezuela: AS-Saudi Gagalkan Pertemuan Minyak Doha
Menteri Perminyakan Venezuela menganggap Amerika Serikat dan Arab Saudi sebagai pihak yang menggagalkan pertemuan minyak Doha, Qatar.
Kantor berita Reuters (19/4) melaporkan, Eulogio del Pino, Menteri Perminyakan Venezuela mengatakan, Amerika, untuk menggagalkan pertemuan Doha dan mencegah para peserta pertemuan mencapai kesepakatan bersama, melakukan banyak langkah terkait upaya mempertahankan tingkat produksi minyak.
Ia menambahkan, Amerika bermasalah dengan Venezuela dan Rusia, dan untuk merusak pertemuan ini, negara itu akan melakukan apapun.
Menteri Perminyakan Venezuela juga menyinggung langkah yang dilakukan Saudi untuk menggagalkan pertemuan Doha.
"Delegasi Saudi termasuk Ali Al Naimi, Menteri Perminyakan negara itu, dalam pertemuan Doha sama sekali tidak punya kekuatan pengambilan keputusan atas masalah apapun, semua bekerja di bawah instruksi ketat Riyadh," paparnya.
Eulogio del Pino berharap, tingkat ekspor minyak mentah Venezuela di tahun 2016 dapat ditingkatkan hingga 2,3 juta barel.
Sebelumnya sudah dijadwalkan, 18 negara peserta pertemuan Doha, Ahad lalu menandatangani kesepakatan untuk menstabilkan tingkat produksi minyak hingga Oktober 2016, namun gagal. (HS)