Araghchi: Masalah Iran dengan AS Bukan Mediasi, Tapi Pendekatan Washington yang Irasional
https://parstoday.ir/id/news/iran-i193630-araghchi_masalah_iran_dengan_as_bukan_mediasi_tapi_pendekatan_washington_yang_irasional
Pars Today - Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran menegaskan bahwa hambatan utamanya adalah pendekatan Amerika yang tidak rasional, serakah, dan imperialis. Selama pendekatan itu tidak berubah dan selama tidak ada penghormatan terhadap bangsa dan kepentingan Iran, tidak akan ada landasan untuk kemajuan di jalur ini.
(last modified 2026-07-24T03:45:55+00:00 )
Jul 24, 2026 10:42 Asia/Jakarta
  • Kunjungan Perdana Menteri Irak, Ali Al-Zaidi ke Iran
    Kunjungan Perdana Menteri Irak, Ali Al-Zaidi ke Iran

Pars Today - Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran menegaskan bahwa hambatan utamanya adalah pendekatan Amerika yang tidak rasional, serakah, dan imperialis. Selama pendekatan itu tidak berubah dan selama tidak ada penghormatan terhadap bangsa dan kepentingan Iran, tidak akan ada landasan untuk kemajuan di jalur ini.

Sebagaimana dilaporkan Pars Today mengutip IRIB, 23 Juli 2026, Sayid Abbas Araghchi, Menteri Luar Negeri Iran, pada hari Kamis (23/7) di sela-sela upacara penyambutan Ali Faleh al-Zaidi, Perdana Menteri Irak yang dalam kunjungan luar negeri keduanya setelah bertemu dengan Donald Trump di Washington, menuju ke Tehran, tentang spekulasi mengenai penyampaian pesan Washington ke Tehran melalui Perdana Menteri Irak, mengatakan, "Beliau telah melakukan perjalanan ke Washington, dan wajar jika beliau menyampaikan pandangan dan kesannya dari perjalanan ini kepada kami. Ini adalah hal yang sepenuhnya normal. Selain itu, kami tidak memiliki masalah mediasi dengan Amerika. Cukup banyak orang yang dapat memainkan peran ini, dan sebenarnya tidak ada masalah dalam pertukaran pesan."

Dengan menekankan bahwa masalah utamanya adalah jenis pendekatan Amerika, ia mengatakan, "Pendekatan yang tidak rasional, serakah, dan imperialis, yang telah dihadapi dengan sikap tegas dari Republik Islam Iran. Selama pihak Amerika tidak memahami bahwa tidak ada jalan lain selain menghormati bangsa Iran dan menghormati kepentingan bangsa Iran, maka secara alami tidak akan ada landasan untuk kemajuan di jalur ini. Masalah ini juga tidak memerlukan pengiriman dan penerimaan pesan; cukuplah Amerika mengkaji ulang kebijakannya."

Araghchi, menjawab pertanyaan lain tentang status kemajuan dalam implementasi perjanjian keamanan Iran dan Irak, mengatakan, "Tentu saja, perjanjian Iran dan Irak adalah salah satu topik serius kami, yang sejauh ini telah diimplementasikan hingga tingkat yang dapat diterima, tetapi perlu perhatian lebih lanjut. Beberapa kekhawatiran masih ada di beberapa titik, dan kami berharap kekhawatiran itu juga dapat diatasi."

Menteri Luar Negeri Iran selanjutnya menambahkan, "Arbain juga merupakan salah satu topik yang sedang berlangsung dan menjadi bahan pembicaraan dalam konsultasi Tehran-Baghdad. Konsultasi kami dengan teman-teman kami di Irak telah dimulai sejak lama, dan koordinasi yang diperlukan telah dilakukan. Setiap tahun, mengingat luasnya upacara Arbain, koordinasi yang diperlukan antara pejabat keamanan, eksekutif, dan logistik dilakukan. Dari segi ini, tidak ada masalah, dan saya yakin bahwa tahun ini juga upacara Arbain akan diselenggarakan dengan lebih megah."(Sail)