Militer Amerika Siap Lakukan Misi di Venezuela
-
Presiden Nicolas Maduro di tengah personil militer Venezuela.
Kepala Komando Selatan AS, Laksamana Craig Faller dengan alasan melindungi personil diplomatik AS, mengancam Venezuela dengan tindakan militer.
"Kami siap melindungi personil AS dan fasilitas diplomatik jika perlu," kata Laksamana Faller dalam briefing dengan Komite Layanan Angkatan Bersenjata Senat, seperti dikutip Sputniknews, Jumat (8/2/2019).
Dia juga menuding Rusia dan Cina mendukung Presiden Venezuela Nicolas Maduro, dan mengklaim bahwa pendekatan Rusia di Venezuela, Nikaragua, dan Kuba telah menimbulkan kekhawatiran.
Krisis baru di Venezuela dimulai setelah pemimpin oposisi, Juan Guaido menyatakan dirinya sebagai presiden interim negara itu pada 22 Januari lalu. Langkah ini langsung mendapat dukungan dari Washington.
Sejumlah negara termasuk Rusia, Cina, Iran, Turki, Kuba, Afrika Selatan, Meksiko dan Uruguay mengecam keputusan AS dan mendesak semua pihak menghormati kedaulatan nasional dan independensi politik Venezuela. (RM)