Rusia Peringatkan Potensi Serangan Kimia Teroris ke Idlib
-
Vasily Nebenzya
Wakil tetap Rusia di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Vasily Nebenzya memperingatkan bahwa kelompok teroris Front al-Nusra dan White Helmets di Idlib, barat Suriah mempersiapkan diri untuk melancarkan serangan kimia baru.
Seperti dilaporkan Kantor Berita SANA, Vasily Nebenzya Rabu (27/3) di sidang Dewan Keamanan PBB yang mengkaji kondisi kemanusiaan dan transformasi politik Suriah menekankan, kondisi di Idlib sangat parah dan kebungkaman di kasus ini tidak diperbolehkan.
Wakil tetap Rusia di PBB ini mengatakan, kelompok teroris Front al-Nusra masih menyerang pos militer dan warga sipil. Kelompok ini menurutnya menjadi ancaman bagi negara-negara kawasan.
"Teroris baru-baru ini menggunakan bahan kimia dalam serangan rudal dan roketnya terhadap warga sipil di utara Hama," paparnya.
Wakil tetap Rusia di PBB juga menyebut kondisi pengungsi di kamp al-Rukban kritis akibat ulah pasukan Amerika yang mencegah mereka keluar dari kamp tersebut.
Di sisi lain, pemerintah Suriah telah memberi jalan aman bagi pengungsi ini untuk keluar dari kamp al-Rukban, namun Amerika masih mencegahnya. Sementara itu, mayoritas pengungsi Suriah ingin kembali ke rumah mereka. (MF)