Presiden Austria: Sanksi AS terhadap Iran Rugikan Perusahaan Eropa
https://parstoday.ir/id/news/world-i70191-presiden_austria_sanksi_as_terhadap_iran_rugikan_perusahaan_eropa
Presiden Austria menilai sanksi sepihak AS terhadap Iran merugikan perusahaan-perusahaan Eropa.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
May 16, 2019 08:26 Asia/Jakarta
  • Presiden Republik Austria, Alexander Van der Bellen
    Presiden Republik Austria, Alexander Van der Bellen

Presiden Austria menilai sanksi sepihak AS terhadap Iran merugikan perusahaan-perusahaan Eropa.

Presiden Republik Austria, Alexander Van der Bellen dalam konferensi pers dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di kota Sochi mengkritik langkah Amerika Serikat keluar dari JCPOA tanpa alasan yang memadai. 

"Tindakan ini menimbulkan ketidakpercayaan terhadap perjanjian internasional," ujar Presiden Austria.

Di bagian lain statemennya, Presiden Austria juga mengakui bahwa Uni Eropa belum berhasil menerapkan mekanisme perdagangan yang efektif dengan Iran.

"Perkembangan setelah keputusan AS mengembalikan sanksi terhadap Iran berdampak terhadap Eropa, Austria dan perusahaan-perusahaan Austria," papar Van de Bellen.

 

implementasi JCPOA antara Iran dan Uni Eropa

 

Presiden Austria juga menekankan bahwa negaranya dan Uni Eropa bersepakat untuk mempertahankan keberlanjutan perjanjian nuklir JCPOA.

Setelah menyatakan keluarnya dari JCPOA pada 8 Mei 2018, Amerika Serikat kembali menjatuhkan sanksi nuklir terhadap Iran.

Pekan lalu, Iran memberikan tenggat waktu selama 60 hari kepada negara-negara yang masih menjadi anggota JCPOA supaya memenuhi kewajibannya, terutama di bidang perbankan dan sektor minyak.(PH)