Turki Peringatkan Saudi soal Eksekusi Mati Ulama
-
Yasin Aktay
Penasihat Presiden Turki memperingatkan pemerintah Arab Saudi terkait vonis mati terhadap para ulama di negara itu.
Yasin Aktay, Selasa (28/5/2019) dalam artikelnya yang dimuat surat kabar Yeni Safak dengan judul "Surat Terbuka untuk Raja Saudi" menulis, keputusan Saudi untuk menghukum mati beberapa ulama termasuk Salman Al Ouda, akan menghancurkan dunia dan akhirat keluarga kerajaan Al Saud.
Penasihat Presiden Turki itu juga menyinggung dendam Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman terhadap pemerintah Ankara karena telah mengusut kasus pembunuhan wartawan pengkritik Riyadh, Jamal Khashoggi.
Yasin Aktay menegaskan, Ankara berusaha menemukan titik terang kasus pembunuhan ini dan tidak bermaksud melecehkan para pejabat Riyadh.
Pada saat yang sama Aktay mengaku khawatir atas fenomena kemiskinan dan kelaparan di banyak wilayah Saudi.
"Sungguh sangat mengejutkan di sebuah negara yang mengaku Penjaga Dua Tempat Suci (Khadimul Haramain), masih ada Muslim yang miskin dan kelaparan," ujarnya.
Sebelumnya situs berita Middle East Online menulis, dalam waktu dekat vonis mati untuk tiga ulama Saudi yaitu Salman Al Ouda, Awad Al Qarni dan Ali Al Amri atas tuduhan terorisme, akan dikeluarkan oleh Riyadh dan dijalankan setelah bulan Ramadhan. (HS)