Aktivis Anti-Perang Inggris: Amerika Tidak Dapat Dipercaya
-
Neely Brooke, aktivis antiperang Inggris
Pars Today – Warga London kembali turun ke jalan untuk memprotes agresi Amerika Serikat dan rezim Zionis terhadap Iran.
Menurut laporan Pars Today yang mengutip IRNA, ribuan aktivis antiperang dan anggota kelompok hak asasi manusia pada hari Sabtu (07/03/2026) kembali mengadakan demonstrasi di London, mengutuk agresi militer rezim Zionis dan Amerika Serikat terhadap Iran dan menyatakan solidaritas dengan pemerintah dan rakyat Iran.
Para peserta dengan membawa bendera Iran dan spanduk bertuliskan “Hentikan Pemboman”, “Tinggalkan Iran”, dan “Hentikan Perang”, mengubah jalan-jalan pusat London menjadi panggung teriakan antiperang.
Para demonstran, setelah meneriakkan slogan-slogan yang menentang Presiden Amerika dan Perdana Menteri Rezim Israel, bergerak menuju Kedutaan Besar Amerika Serikat.
Aktivis Anti-Perang Inggris: Dukungan Starmer Bunuh Diri Politik
Sementara itu, seorang aktivis antiperang Inggris di sela-sela demonstrasi ini mengatakan bahwa dukungan apa pun dari Keir Starmer, Perdana Menteri Inggris untuk agresi ilegal terhadap Iran akan berharga jatuhnya pemerintahannya. Neely Brooke mengatakan bahwa Iran telah melakukan segala upaya untuk memajukan jalur diplomasi, tetapi Amerika tidak dapat dipercaya dan tidak dapat dinegosiasikan dengannya.
Chris Nineham, salah satu manajer senior kampanye antiperang terbesar di Inggris yang dikenal sebagai Koalisi Anti-Perang, juga mengatakan: “Kami menghadapi situasi paling berbahaya yang telah dilihat dunia dalam beberapa dekade terakhir. Trump dan Netanyahu melakukan kejahatan dan menciptakan kekacauan di Iran.”(sl)