Baghaei: Mendiamkan Agresi AS dan Israel Hancurkan Tatanan Internasional
-
Esmaeil Baghaei, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran
Pars Today – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran dalam sebuah catatan di Al Jazeera English mengatakan bahwa diam terhadap agresi Amerika dan Israel menghancurkan tatanan hukum internasional dan membahayakan perdamaian dunia.
Menurut laporan Pars Today yang mengutip ISNA, Esmaeil Baghaei, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, menulis dalam sebuah catatan di Al Jazeera English: “Tindakan agresif dan kejahatan mengerikan yang sedang terjadi menunjukkan erosi yang belum pernah terjadi sebelumnya dari tatanan hukum internasional. Diam dan ketidakaktifan dalam menghadapi perilaku ilegal semacam itu tidak hanya akan membuat Amerika Serikat dan rezim Israel lebih berani, tetapi juga akan menyebabkan kerusakan permanen dan tidak dapat diperbaiki pada fondasi tatanan hukum internasional.”
Ia mengatakan bahwa serangan Amerika dan rezim Zionis terhadap Iran adalah contoh lain dari pengkhianatan terhadap diplomasi dan menunjukkan bahwa Amerika Serikat tidak menghormati prinsip-prinsip dasar diplomasi.
Republik Islam Iran, meskipun sepenuhnya menyadari niat bermusuhan Amerika Serikat dan rezim apartheid Israel, sekali lagi memasuki negosiasi untuk tidak meninggalkan keraguan apa pun di hadapan masyarakat internasional, untuk menunjukkan legitimasi posisi rakyat Iran dan mengungkap ketidakberdasaran alasan apa pun untuk agresi.
Perkembangan terkini dengan jelas menunjukkan bahwa Amerika Serikat sebenarnya tidak percaya pada diplomasi dan berusaha untuk memaksakan kehendaknya pada bangsa lain.(sl)