Mencari Cara Menghentikan Aksi Korut
https://parstoday.ir/id/news/world-i709-mencari_cara_menghentikan_aksi_korut
Juru bicara Departemen Luar Negeri Cina, Lu Kang mengatakan bahwa Cina menentang sanksi sepihak terhadap Korea Utara dan menilai langkah itu hanya akan memperumit masalah.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Feb 07, 2016 12:10 Asia/Jakarta
  • Mencari Cara Menghentikan Aksi Korut

Juru bicara Departemen Luar Negeri Cina, Lu Kang mengatakan bahwa Cina menentang sanksi sepihak terhadap Korea Utara dan menilai langkah itu hanya akan memperumit masalah.

Dalam konferensi pers di Bejing, Sabtu (6/2/2016), Lu meminta semua pihak yang sedang mengikuti diskusi di Dewan Keamanan PBB untuk mempertimbangkan pihak lain terkait masalah sanksi.

"Ini prinsip kami bahwa Cina menentang sanksi sepihak dan posisi kami tidak pernah berubah. Kami berharap bahwa negara-negara yang terlibat dalam pembicaraan di Dewan Keamanan bisa menemukan titik temu dan tidak menyulitkan masalah,” ujarnya.

Saat ditanya tentang kebutuhan untuk menekan Pyongyang oleh Beijing, Lu menerangkan bahwa kunjungan terbaru Wu Dawei, utusan khusus Cina untuk Semenanjung Korea ke Pyongyang merupakan sebuah upaya diplomatik yang serius.

Sebelum ini, Deputi Menteri Luar Negeri AS Tony Blinken dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Korea Selatan Yun Byung-Se di Seoul, meminta pemerintah Cina menggunakan pengaruhnya atas Korut agar menghentikan uji coba nuklir.

Menurut Blinken, Cina harus mendahului negara-negara lain untuk mengatasi ancaman nuklir Korut. Ia menambahkan bahwa negara lain tidak punya pengaruh seperti Cina terhadap Korut.

AS sedang mempersiapkan sanksi baru terhadap Korut, meski langkah sepihak ditentang oleh Cina.

Presiden Barack Obama dan Xi Jinping pada hari Jumat, sepakat untuk mengambil tindakan tegas terhadap aksi provokatif Korut termasuk melalui sebuah resolusi Dewan Keamanan.

Korut melakukan uji coba nuklir keempat pada awal Januari 2016 dan menuai kecaman dari banyak negara dunia. AS dan Korsel telah melakukan banyak upaya untuk mendorong sanksi baru Dewan Keamanan terhadap Korut.

Meskipun menentang sanksi sepihak terhadap Korut, namun Lu Kang dalam pernyataan sebelumnya mengatakan Cina akan memainkan peran konstruktif untuk menerapkan sanksi baru terhadap Korut. Cina tidak senang dengan program nuklir Korut dan berjanji akan melanjutkan upayanya untuk perlucutan senjata nuklir di Semenanjung Korea.

Para pejabat AS mencurigai Korut sedang mempersiapkan peluncuran sebuah rudal balistik. Sementara itu, Menteri Pertahanan Jepang Gen Nakatani menuturkan, Korut tidak mengumumkan rencana yang berkaitan dengan peluncuran rudalnya, tapi serangan potensial dari negara itu tidak boleh diabaikan.

Presiden Korsel Park Geun-hye juga mengusulkan solusi kreatif untuk memulai kembali perundingan membahas program nuklir Korut tanpa melibatkan negara itu.

Perundingan enam negara yang melibatkan kedua Korea, Cina, Jepang, AS dan Rusia, terhenti setelah Pyongyang keluar dari proses dialog pada tahun 2009. Negosiasi ini bertujuan untuk menghentikan program nuklir Korut dengan imbalan pemberian bantuan. (IRIB Indonesia/RM)