Inggris Minta Iran Bebaskan Kapal Tanker London
https://parstoday.ir/id/news/world-i72136-inggris_minta_iran_bebaskan_kapal_tanker_london
Menteri Luar Negeri Inggris, Jeremy Hunt meminta Republik Islam Iran mengambil langkah-langkah awal untuk mencabut penahanan kapal tanker negara ini yang melanggar.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jul 23, 2019 07:46 Asia/Jakarta
  • Menlu Inggris Jeremy Hunt
    Menlu Inggris Jeremy Hunt

Menteri Luar Negeri Inggris, Jeremy Hunt meminta Republik Islam Iran mengambil langkah-langkah awal untuk mencabut penahanan kapal tanker negara ini yang melanggar.

Seperti dilaporkan FNA, Jeremy Hunt Senin malam (22/07) di majelis rendah negaraini seraya membacakan isi statemen pemerintah terkait respon atas langkah Tehran menahan kapal tanker negara ini yang bersalah di Teluk Persia mengatakan, "Kami meminta Iran segera membebaskan kapal tanker Inggris beserta awak kapalnya serta kami tengah berusaha membentuk sebuah pasukan Eropa untuk menjaga kapal."

Stena Impero

Lebih lanjut Hunt dalam sebuah statemen provokatif mengkalim, Inggris untuk meningkatkan level keamanan dan jaminan selain mendukung pembentukan pasukan Eropa untuk menjaga kapal, juga meningkatkan tiga kali lipat level keamanan kapal yang melintasi Selat Hormuz.

Menlu Inggris seraya menjelaskan bahwa London tidak ingin konfrontasi dengan Tehran, di bagian lain statemennya mengatakan bahwa Inggris berencana mengirim kapal perang HMS Duncan ke Teluk Persia pada 29 Juli.

Di sisi lain, menlu Inggris tidak berbicara mengenai pembebasan kapal tanker Iran yang ditahan oleh negara ini di Selat Gibraltar tanpa alasan dan hanya karena permintaan Amerika Serikat.

Angkatan laut Sepah Pasdaran Jumat malam (19/07) lalu atas permintaan Otoritas Pelabuhan dan Pelayaran Provinsi Hormozgan menahan kapal tanker Inggris Stena Impero karena menabrak kapal nelayan Iran, mematikan sistem GPS dan membuang limbah minyak ke laut.

Langkah ilegal Inggris terjadi ketika negara ini beberapa waktu lalu menahan sebuah kapal tanker yang membawa minyak Iran di perairan internasional di Selat Gibraltar. Langkah ini jelas melanggar prinsip hukum yang mengawasi hubungan internasional dan hanya dilakukan untuk menarik simpati Gedung Putih. Awak kapal tanker tersebut sampai saat ini masih disandera.

Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif mengatakan, berbeda dengan langkah ilegal Inggris yang menahan kapal tanker Iran, langkah kami dilakukan berdasarkan permintaan otoritas pelabuhan dan pelayaran Iran mengingat pelanggaran kapal tanker Inggris dan ini harus melewati proses hukum. (MF)