Putin Ancam Beri Balasan Setimpal atas Provokasi AS
-
Presiden Rusia Vladimir Putin
Presiden Rusia, Vladimir Putin mengancam Amerika Serikat dengan balasan setimpal terkait produksi rudal nuklir.
Menurut laporan Reuters, Vladimir Putin Senin (05/08) saat merespon langkah provokatif Amerika Serikat memperingatkan, jika Wasihngton memproduksi rudal nuklir baru jarak pendek dan menengah, maka Moskow juga akan melakukan langkah serupa.
Di pidatonya hari Senin, Putin menyebut Amerika penyebab runtuhnya perjanjian Angkatan Nuklir Jarak Menengah (INF) dan menekankan, penting bagi Moskow dan Washington untuk memulai perundingan terkait kontrol senjata sehingga perlombaan senjata dapat dicegah.
Pemerintah Amerika Jumat (02/08) seraya mengklaim bahwa Rusia melanggar butir-butir perjanjian INF secara resmi mengumumkan keluar dari perjanjian ini, namun Rusia menyebut AS sebagai penyebab utama tidak dipatuhinya isi perjanjian ini.
Perjanjian INF ditandatangani tahun 1987 antara Uni Soviet dan Amerika Serikat, perjanjian yang melarang produksi rudal nuklir jarak menengah dan rudal non nuklir dengan jarak 500 hingga 5500 km. (MF)