IEA Respon Serangan ke Instalasi Minyak Arab Saudi
-
IEA
Serangan drone Ansarullah Yaman ke kilang minyak Arab Saudi memicu reaksi dari Badan Energi Internasional (IEA) yang menyatakan pihaknya memantau dari dekat kondisi Arab Saudi.
Koran Financial Times melaporkan, IEA Ahad (15/09) dalam statemennya menyinggung gangguan dalam produksi minyak mentah Arab Saudi karena serangan Ansarullah menyatakan, kebutuhan pasar minyak akan dijamin dengan cadangan yang ada.
IEA juga menjelaskan bahwa organisasi ini terus memiliki kontak dengan negara produsen minyak lainnya dan juga para konsumen minyak dunia.
Berdasarkan sumber ini, serangan roket Ansarullah ke instalasi minyak dan kilang minyak Arab Saudi, lebih dari lima juta barel minyak dari produksi minyak mentah negara ini turun dan jumlah ini sama halnya dengan hilangnya lima persen produksi minyak mentah di dunia.
Militer dan pasukan relawan rakyat Yaman, Sabtu (14/09) mengirim 10 drone dan menyerang dua kilang minyak perusahaan Aramco di timur Arab Saudi. Serangan ini menganganggu proses produksi dan ekspor minyak Arab Saudi.
Empat tahun serangan militer koalisi Saudi ke Yaman dengan dukungan Gedung Putih telah mengakibatkan puluhan ribu warga sipil di negara ini tewas dan terluka. (MF)