AS Minta Irak tidak Mempermasalahkan Kehadiran Pasukannya
-
Robert O\'Brien.
Penasihat Dewan Keamanan Nasional AS, Robert O'Brien mengatakan setiap keputusan negatif pemerintah Irak mengenai kehadiran pasukan AS, akan tidak menyenangkan.
Seperti dikutip laman Farsnews, O'Brien dalam sebuah pernyataan hari Jumat (03/01/2020) mengklaim bahwa pembunuhan Letnan Jenderal Qasem Soleimani bertujuan untuk melindungi personil militer dan diplomat AS di wilayah tersebut.
"Washington akan kecewa dengan setiap keputusan negatif pemerintah Baghdad mengenai kehadiran pasukan AS di negara itu," tegasnya.
Sementara itu, Wakil Presiden AS Mike Pence juga menjustifikasi kejahatan militer AS dalam membunuh petinggi militer Iran, Letjen Soleimani.
"AS memutuskan meneror Letjen Soleimani, karena Iran berperan dalam mendukung para teroris 11 September," katanya.
Komandan Pasukan Quds Iran, Letnan Jenderal Qasem Soleimani dan Wakil Komandan Hashd al-Shaabi Irak, Abu Mahdi al-Muhandis, gugur syahid dalam serangan udara yang dilancarkan oleh pasukan teroris AS di bandara internasional Baghdad, Irak pada Jumat kemarin. (RM)