Krisis Suriah
Lavrov dan Cavusoglu Bahas kondisi Idlib
-
Lavrov-Cavusoglu (dok)
Menteri luar negeri Rusia Senin (03/02) di kontak telepon dengan sejawatnya dari Turki membahas transformasi Provinsi Idlib di utara Suriah.
Sergei Lavrov dan Mevlut Cacusoglu di pembicaraan via telepon ini menekankan pentingnya dihentikannya segera segala bentuk aksi provokatif terhadap warga sipil dan anasir bersenjata Suriah. Demikian dilaporkan Deplu Rusia seperti dikutip FNA.
Provinsi Idlib merupakan pangkalan terakhir teroris di Suriah.
Meski ada kesepakatan terbaru antara Turki dan Rusia untuk menerapkan gencatan senjata di Provinsi Idlib, kesepakatan tersebut terus dilanggar oleh teroris.
Menyusul pelanggaran gencatan senjata berulang oleh teroris di Idlib, militer Suriah sejak beberapa hari lalu memulai operasi militernya untuk membebaskan wilayah ini dari pendudukan teroris.
Krisis Suriah meletus sejak tahun 2011 seiring dengan serbuan besar-besaran kelompok teroris dukungan Arab Saudi, Amerika dan sekutunya untuk mengubah konstelasi kawasan demi keuntungan Israel.
Militer Suriah baru-baru ini dengan bantuan penasihat Iran dan dukungan Rusia berhasil mengakhiri berkas kelompok teroris Daesh (ISIS) di negara ini.
Sementara itu, kelompok teroris lainnya di Suriah mulai mengalami kekalahan. (MF)