Kepergian Hossein Dehlavi, Komposer Terkemuka Iran
https://parstoday.ir/id/radio/iran-i74942-kepergian_hossein_dehlavi_komposer_terkemuka_iran
Tanggal 15 Oktober, Iran kehilangan salah seorang komposer terbaiknya, Hossein Dehlavi.
(last modified 2026-03-03T12:22:08+00:00 )
Okt 22, 2019 11:48 Asia/Jakarta
  • Mendiang Hossein Dehlavi
    Mendiang Hossein Dehlavi

Tanggal 15 Oktober, Iran kehilangan salah seorang komposer terbaiknya, Hossein Dehlavi.

Hussein Dehlavi lahir musim gugur tahun 1927 di Tehran. Hossein mulai belajar musik dari ayahnya dengan bermain biola, tapi ia harus berpisah dari sang ayah karena pekerjaannya. Kemudian melanjutkan studi musik di sekolah komposer dan musisi kontemporer paling jenius di Iran Abolhassan Saba.

Kemudian pada tahun itu, Saba yang dibantu Dehlavi mendirikan orkestra no.1 di akademisi seni, dan hingga kini dikenal sebagai Saba Orchestra setelah kematiannya. Selama periode yang sama, ditambahkan cabang orkestra 2,3 dan 4 yang tampil setiap minggu sejak pembukaan televisi Iran. Dehlavi lulus di bidang musik dari Conservatory of Music pada tahun 1939 dan pada periode yang sama membantu beberapa karya Saba.

Dehlavi mulai menyusun opera "Mana dan Mani" yang bertepatan dengan peringatan hari Anak Sedunia yang dimulai sejak 1997. Pekerjaan itu menelan waktu tiga tahun untuk menyelesaikannya dan orkestra ini digeler pada tahun 2000 atas inisiatif Ali Rahbar.

Musisi terkenal Iran ini selalu memikirkan inovasi di berbagai bidang dan merancang metode alat musik pukul atau tepuk, tombak, untuk mempromosikan instrumen tradisonal Iran. Lagu "Gaya Cahaya" didasarkan pada motif pendek yang terinspirasi dari karya Qasem Abadi garapan Abolhassan Saba, "Konsertino untuk Santour dan Orkestra" yang bekerja sama dengan Faramarz Papour, "Dialog Hati", "Forough eshgh", "Remembering Saba", "Bizhan & Manizheh", dan lainnya termasuk karya-karya Dehlavi.

 

 

Dehlavi mengambil langkah serius untuk musik orkestra, yang ia sebut sebagai "musik kolektif," dan menciptakan karya-karya yang masih dianggap sebagai salah satu karya orkestra terbaik Iran. Upaya terakhirnya dalam karya kolektif musik nasional adalah pendirian Mehrabi Orchestra, yang dibentuk bekerja sama dengan empat musisi Iran, dan tampil dalam 6 tahun. Orkestra ini hanya terdiri dari alat musik tradisional seperti: santor, tar, qanoun, oud dan bam tar.

Profesor Hussein Dehlavi termasuk salah satu dari generasi musisi yang berhasil dalam manajemennya di Conservatory of Music, dan menandai periode musik nasional yang paling berkembang. Dia memiliki manajemen yang luar biasa, dan dia melakukan semuanya dengan sangat baik dan akurat. Dehlavi mengajar teori musik di Conservatory of Music, menggabungkan puisi dan musik, formasi musik Iran, harmoni dan orkestra.

Dia berhasil menggunakan banyak literatur Iran dalam karyanya dan telah menghasilkan karya-karya yang luar biasa dengan pemahaman tentang budaya musik Iran. Ketertarikannya mengangkat budaya Iran ini tidak terlihat dalam penggunaan musik dan instrumen Iran, dan karyanya yang mengadopsi  kisah-kisah Shahnameh, puisi-puisi Attar dan Nizami. Karya besarnya ini sangat terlihat dalam dua karyanya; Bizan dan Manizheh, Khosro dan Shirin.

 

 

Salah satu karya terpenting Hossein Dehlavi adalah buku berjudul "Ikatan antara Puisi dan Musik Vokal", yang merupakan hasil pengalamannya selama lebih dari 5 tahun dalam menggabungkan musik dengan puisi Iran, yang secara ilmiah menjelaskan proses kerjanya.

Buku ini memenangkan penghargaan Book of the Year pada tahun 1379 Hs. Dua tahun setelahnya, komposer terkemuka Iran ini dinobatkan sebagai "Tokoh Abadi" atas jasanya di bidang pendidikan musik dan perkembangannya di Iran.

 

Hussein Dehlavi adalah musisi multidimensi yang berinovasi dengan musik tradisional, menggabungkan opera dan balet dengan kisah-kisah Iran dan mendidik siswa terkemuka yang masing-masing saat ini profesor musik Iran.

Pakar musik Iran melihat Dehlavi sebagai musisi moderat berpegang pada akar tradisional, tapi juga selalu berusaha menemukan cara yang konsisten untuk memodernisasi musik Iran.

Hossein Alizadeh, seorang musisi dan komposer Iran mengatakan, "lagu Sabk-e Bal yang ditulis pada usia 26 tidak rumit secara harmonis... tapi sangat indah dan baru sekarang dan selalu menarik ketika kita mendengarkannya. Lagu ini adalah salah satu bagian terpenting dari karya Dehlavi sekaligus menunjukkan kejeniusannya,"

 

Hossein Dehlavi juga pernah bekerja di bidang musik film untuk beberapa film dokumenter yang bertindak sebagai konsultan musik atau pemilih mapun menghasilkan soundtracknya.

Penampilan resmi terakhir karya Hussein Dehlavi pada pembukaan Festival Musik Fajr Tahun Ini (Februari lalu) di Tehran.

Hussein Dehlavi adalah guru yang berpengaruh dan cerdas. Salah satu yang paling menonjol dari para siswanya adalah Hussein Alizadeh yang menulis dalam sebuah memoar tentang kepergian Hossein Dehlavi, "Hossein Dehlavi, seorang seniman dan guru yang hebat. Kita harus berdiri untuk menghormatinya. Kita harus berdiri untuk mendengarkan nyanyiannya. Kita harus berdiri dan melihat sejarah. Ketika tangan menengadah ke langit untuk menyanyikan lagu-lagu kebanggaan dan cinta .... kita harus berdiri,kita harus berdiri, dan kita harus berdiri, agar hati yang berbunga tidak terluka.(PH)