-
Propaganda Media Daesh, Dari Lahir Hingga Mati (Bag. 4)
Mar 04, 2018 10:58Salah satu ciri yang membedakan Daesh dari kelompok teroris lainnya adalah pemanfaatan alat propaganda yang ditujukan untuk menarik simpatisan dari seluruh dunia, terutama negara-negara Barat. Pendekatan Daesh ini terlihat lebih dominan dengan hadirnya majalah "Dabiq" dalam bahasa Arab dan Inggris. Mayoritas anggota Daesh fasih berbahasa Arab, sementara kehadiran Dabiq edisi bahasa Inggris tidak begitu efektif di antara anggota Daesh di Irak dan Suriah.
-
Propaganda Media Daesh, Dari Lahir Hingga Mati (Bag. 3)
Mar 03, 2018 07:23Para kritikus dan praktisi media mengatakan, adegan eksekusi dan pembakaran pilot Yordania oleh Daesh (Januari 2015) mengandalkan teknik pengambilan gambar terbaik dan metode paling maju dengan tujuh kamera profesional. Sebelum ini, kita sudah menyaksikan adegan eksekusi para taruna angkatan udara di Pangkalan Speicher Irak (Juni 2014), di mana ratusan orang dibunuh oleh Daesh dan mayat mereka dilempar ke sungai.
-
Ummul Banin, Ibunda Syuhada Karbala
Mar 02, 2018 10:5713 Jumadil Tsani, hari wafatnya istri Imam Ali bin Abi Thalib as, Ummul Banin. Seorang istri yang setia, ibu yang penuh kasih sayang, pribadi yang memiliki akhlak mulia dan kesempurnaan tinggi, sosok yang sabar, penyair dan ibu syuhada Karbala.
-
Propaganda Media Daesh; Dari Lahir Hingga Mati (Bag. 2)
Mar 01, 2018 11:13Kemajuan sarana komunikasi dan jaringan informasi memungkinkan kelompok-kelompok teroris seperti Daesh, memviralkan pesan mereka dengan menggunakan berbagai platform media, termasuk Twitter, Facebook dan YouTube, dan menjangkau khalayak global. Twitter bisa dianggap salah satu media andalan Daesh. Kelompok ini mengirim tweetnya terlebih dahulu dalam bahasa Inggris, dan kemudian pada skala yang kecil dalam bahasa Arab.
-
Propaganda Media Daesh; Dari Lahir Hingga Mati (Bag. 1)
Feb 28, 2018 11:12Tidak diragukan, media massa dan media sosial adalah peluang besar bagi kelompok teroris Daesh untuk mengenalkan dirinya kepada khalayak. Tentu perlu dikaji secara serius bagaimana fenomena itu bisa terwujud. Langkah pertama untuk mengkaji propaganda media Daesh adalah dengan melakukan kilas balik tentang bagaimana awal mula terbentuknya kelompok teroris ini. Artinya, pertama kita harus memahami bagaimana proses kemunculan Daesh.
-
Dampak Fatal "Tinjauan Postur Nuklir" Amerika
Feb 28, 2018 10:45Pemerintah Amerika Serikat baru-baru ini merilis tinjauan postur nuklir, NPR (Nuclear Posture Review) untuk tahun 2018. Dalam tinjauan baru itu, dijelaskan visi makro keamanan di bidang nuklir pemerintah Amerika.
-
Target Saudi, AS dan Israel di Perang Yaman
Feb 25, 2018 11:33Agresi militer Arab Saudi ke Yaman dimulai Maret 2015. Serangan militer yang disebut Colin Powell, mantan menteri luar negeri Amerika Serikat akan selesai dalam waktu singkat itu, ternyata setelah berlalu sekitar tiga tahun tidak menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.
-
Respon Regional dan Global atas Perundingan Dua Korea
Feb 24, 2018 12:39Bersamaan dengan penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin PyeongChang ke-23 di Korea Selatan, delegasi politik tingkat tinggi negara ini dan Korea Utara menggelar perundingan di Seoul. Partisipasi Kim Yo-jong, adik pemimpin Korea Utara Kim Jong-un di delegasi negara ini memberi nilai khusus bagi perundingan dengan petinggi Seoul tersebut, khususnya Presiden Korsel Moon Jae-in.
-
Karya-Karya Terbaik pada Festival Film Fajr
Feb 22, 2018 10:20Acara penutupan Festival Film Fajr Ke-36 berlangsung pada tanggal 23 Januari dengan memperkenalkan karya-karya pilihan. Pada acara yang dihadiri para seniman dan insan sinema, hadir pula Menteri Kebudayaan dan Bimbingan Islam Iran membacakan pesan Presiden Republik Islam Iran Dr. Hassan Rouhani. Dalam pesan itu disebutkan, sinema merupakan salah satu sarana budaya dan artistik yang paling efektif yang sekarang digunakan manusia untuk mengenalkan dan menyampaikan warisan dan capaian peradabannya.
-
Peran Intervensif AS di Kawasan Asia Barat
Feb 21, 2018 11:00Amerika Serikat memiliki catatan panjang kehadiran militernya di kawasan. Pada hakikatnya, pasca penarikan tentara Inggris dari Teluk Persia pada tahun 1971, Amerika Serikat menunjukkan fokus tinggi untuk memperkuat kehadiran militernya di kawasan strategis ini, dan bahkan membangun pangkalan Armada Kelima angkatan lautnya di Bahrain.