Sep 21, 2021 05:49 Asia/Jakarta
  • Lintasan Sejarah 21 September 2021

Hari ini Selasa, 21 September 2021 bertepatan dengan 14 Shafar 1443 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran tanggal 28 Shahrivar 1400 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi hari ini.

Muhammad bin Abu Bakar Gugur Syahid

 

1405 tahun yang lalu, tanggal 14 Shafar 38 HQ, Muhammad bin Abu Bakar gugur syahid di Mesir.

 

Muhammad bin Abu Bakar bin Abu Quhafah, seorang sahabat dekat Imam Ali as. Ibunya bernama Asma binti Umais yang menikah dengan Imam Ali as pasca meninggalnya Abu Bakar. Imam Ali as mendidik Muhammad bin Abu Bakar sejak kecil dan hal ini menumbuhkan cintanya kepada beliau, sehingga ia menjadi sahabat dekat dan khusus Imam Ali as.

 

Muhammad bin Abu Bakar ikut Perang Jamal bersama pasukan Imam Ali as dan ia dipilih sebagai gubernur Mesir. Pada saat yang sama, pasukan Muawiyah yang dipimpin oleh Amr bin Ash memprovokasi masyarakat untuk bangkit melawan pemerintahan Muhammad bin Abu Bakar. Perang terjadi begitu dahsyatnya dan perlahan-lahan pasukan Muhammad bin Abu Bakar menjadi lemah. Akhirnya Muhammad bin Abu Bakar ditahan dan pada 14 Shafar 38 HQ, ia dibunuh dengan cara yang keji.

 

Muhammad bin Abu Bakar terkenal dengan keberaniannya. Ia juga seorang yang berilmu, zuhud dan abid. Ketika Imam Ali as mendengar berita syahadahnya, beliau terlihat begitu sedih dan dalam khutbah-khutbahnya beliau banyak menyebut keutamaan Muhammad bin Abu Bakar.

 

Malta Merdeka

 

57 tahun yang lalu, tanggal 21 September 1964, Malta, sebuah negara di lautan tengah Mediterania, meraih kemerdekaannya.

 

Pada tahun 1798, Malta dijajah oleh Perancis dan tak lama kemudian, Inggris menguasai negara ini. Pada tahun 1921, Inggris memberikan status otonomi kepada Malta namun rakyat negara ini menginginkan kemerdekaan penuh.

 

Sejak tahun 1958, gerakan kemerdekaan di negara ini semakin menguat. Akhirnya pada tahun 1964, Malta meraih kemerdekaan penuh dan dipimpin oleh Gubernur Jenderal.

 

Helikopter AS Serang Kapal Iran Ajr

 

36 tahun yang lalu, tanggal 30 Shahrivar 1364 HS, helikopter Amerika menyerang kapal barang Iran.

 

Tibanya pasukan militer Amerika di Teluk Persia bertujuan untuk membalikkan fakta bahwa Iran sebagai negara agresor dan juga ingin meratifikasi resolusi yang lebih keras terhadap Iran. Resolusi ini termasuk memberi sanksi terhadap setiap negara yang tidak mau melaksanakan isi resolusi 598 Dewan Keamanan PBB. Sementara itu, Iran berusaha membalas aksi-aksi Irak lewat jalur diplomatik untuk mengubah beberapa butir resolusi 598. Dengan demikian, agresi Irak yang semakin intens ini dapat dimaknai dalam kebijakan negara ini dan Amerika.

 

Oleh karenanya, pemerintah Amerika berusaha mencari alasan untuk mengenalkan Iran kepada dunia sebagai negara agresor. Untuk itu, setelah AS dalam beberapa hari mengontrol dan mengidentifikasi, kemudian mereka menyerang kapal Iran Ajr.

 

Pada 30 Shahrivar 1364, kapal logistik Iran yang diberi nama Iran Ajr, milik Angkatan Laut Angkatan Bersenjata Iran yang tengah bergerak di laut internasional dari Bandar Abbas, Bushehr, tiba-tiba diserang oleh dua helikopter Amerika. AS menuduh kapal Iran Ajr tengah memasang ranjau laut dan tanpa memberi peringatan, dua helikopter AS langsung menyerang kapal Iran Ajr.Akibat serangan itu, 4 anak buah kapal gugur syahid dan empat orang lainnya cedera. Sedangkan sepuluh kelasi yang berada di atas kapal dipindahkan ke kapal komando Amerika yang berada di kawasan.

 

Pasca peristiwa itu, duta besar Amerika di PBB mengumumkan bahwa dikarenakan kapal itu tengah berusaha menanam ranjau laut dan sesuai dengan aturan internasional, maka aksi itu harus dicegah. Beberapa hari setelahnya, Senat Amerika mendukung aksi Angkatan Laut AS dan meratifikasi undang-undang yang memberi hak angkatan laut negaranya menenggelamkan setiap kapal Iran yang berusaha mencegah lewatnya kapal-kapal Amerika. Seluruh langkah yang dilakukan ini untuk menekan Iran menerima resolusi 598 DK-PBB dan mengisolasi Iran. Tapi upaya ini juga mengalami kegagalan.