Lintasan Sejarah 21 November 2021
Hari ini Minggu, 21 November 2021 bertepatan dengan 15 Rabiul Tsani 1443 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran tanggal 30 Aban 1400 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi hari ini.
Aminul Islam Meninggal Dunia
891 tahun yang lalu, tanggal 15 Rabiul Tsani 552 HQ, Fadhl bin Hasan Thabarsi, yang lebih dikenal dengan nama Aminullah, seorang ulama, ahli hadits, dan ahli tafsir besar, meninggal dunia.
Thabarsi memiliki kedudukan tinggi dan dihormati oleh kaum muslimin pada zamannya. Aminullah banyak memiliki murid di antranya, Qutbu-Rawandi, penulis kitab "Syarah Nahjul Balaghah" yang terkenal.
Thabarsi juga merupakan hakim yang adil pada zaman itu. Karya Thabarsi yang terpenting berjudul "Majma'ul Bayan" yang merupakan kitab tafsir Al-Quran yang terdiri dari 10 jilid.
Setelah menyusun kitab tersebut, Thabarsi juga menyusun kitab tafsir lainnya berjudul Jawami'ul Jami. Karena ketelitiannya dalam menjelaskan sebab-sebab turunnya ayat dan penafsiran atasnya, kitab ini sangat diterima luas oleh ulama-ulama Islam.
Proklamasi Independensi Luxemburg
154 tahun yang lalu, tanggal 21 November 1867, berdasarkan hasil Konferensi London, Luxemburg diumumkan sebagai negara yang independen dan tidak berpihak.
Dengan demikian, Luxemburg tetap berada dalam persatuan dengan Belanda. Namun, pada tahun 1890, Luxemburg keluar dari persatuannya dengan Belanda dan pada tahun 1948 bergabung ke dalam NATO. Dengan demikian, negara ini sudah keluar dari posisi tidak berpihaknya.
Luxemburg juga menjadi anggota Pasar Bersama Eropa dan Persatuan Eropa Barat, serta menjadi markas bagi Dewan Pengadilan Eropa dan Yayasan Bank dan Keuangan Eropa Barat.
Luxemburg memiliki luas wilayah 2.586 kilometer persegi, terletak di Eropa barat dan berbatasan dengan Jerman, Perancis, dan Belgia.
Abdol Hossein Farmanfarma, Politikus Qajar Meninggal Dunia
82 tahun yang lalu, tanggal 30 Aban 1318 HS, Abdol Hossein Farmanfarma meninggal dunia dalam usia 86 dan dikuburkan di kota Rey.
Abdol Hossein Farmanfarma yang dikenal dengan Nosrat al-Dowleh merupakan keponakan Mohammad Shah Qajar dan sepupu Naseer ad-Din Shah. Ia dilahirkan sekitar tahun 1232 HS di Tehran. Setelah menyelesaikan pendidikannya di Dar al-Fonoun, ia kemudian diangkat menjadi pegawai kerajaan. Dengan cepat ia mendapat posisi penting, sehingga ketika Naseer ad-Din Shah melawat Eropa, ia menjadi Komandan Pasukan Pengaman Raja. Setelah kembali dari Eropa ia diangkat menjadi Gubernur Kerman dan Baluchestan dengan julukan Farman Farma.
Abdol Hossein banyak diberi posisi penting di pemerintah, hingga sempat menjadi perdana menteri. Namun pasca kudeta tahun 1299 HS, ia mulai ditekan oleh kerajaan dan sejak Sayid Ziya ad-Din Thabathabai berkuasa selama tiga bulan, Abdol Hossein menghabiskan umurnya di penjara. Ia bisa menghirup udara bebas setelah lengsernya Sayid Ziya ad-Din Thabathabai. Sejak dibebaskan ia tidak diberi pos apapun dan hanya diperbolehkan mengikuti acara-acara resmi kerajaan. Sekalipun dekat dengan Reza Khan, ia tidak diberi satu jabatan pentingpun
Semasa hidupnya, Farmanfarma diangkat sebagai gubernur selama sepuluh kali, sembilan kali menjadi menteri dan menjabat perdana menteri sebanyak dua kali. Abdol Hossein pribadi yang banyak kerja, tapi sangat menindas. Dalam pekerjaannya ia banyak menerapkan cara-cara licik, bahkan ia tidak segan-segan menjilat orang di atasnya. Sementara di bidang politik, Farmanfarma berkeyakinan Iran harus bekerjasama dengan Inggris.
Kehidupan Farmanfarma bak sebuah kementerian kecil. Ia memiliki banyak rumah di Tehran dan di kota-kota Iran lainnya. Mereka yang bekerja dan dekat dengan dirinya yang mengelola seluruh hartanya. Di tahun-tahun terakhir dari umurnya, Abdol Hossein serius mengurusi kekayaannya. Dalam hal ini, Farmanfarma sangat memperhatikan perubahan yang terjadi. Pasca perubahan rezim despotik menjadi konstitusi dan setelah goyahnya kekuasaan Qajar dan berkuasanya Dinasti Pahlevi, ia dapat memainkan peran sedemikian rupa, sehingga tidak pernah menjadi korban perubahan yang ada.