Mar 30, 2019 14:30 Asia/Jakarta
  • 30 Maret 2019
    30 Maret 2019

Hari ini, Sabtu 30 Maret 2019 bertepatan dengan 23 Rajab 1440 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 10 Farvardin 1398 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi pada hari ini di masa lampau.

Ayatullah Kouhkarameh-i Meninggal Dunia

141 tahun yang lalu, tanggal 23 Rajab 1299 HQ, Ayatullah Sayid Husain Kouhkamareh-i, seorang ulama dan ahli fiqih terkemuka Iran meninggal dunia dan dikebumikan di kota Najaf al-Asyraf, Irak.

Ayatullah Sayid Husain Kouhkamareh-i merupakan ulama besar Syiah dan nasabnya sampai kepada Imam Husein as. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar agamanya, beliau kemudian pergi ke kota Najaf al-Asyraf untuk melanjutkan pendidikannya. Selama bertahun-tahun beliau menimba ilmu dari Syeikh Kasyif al-Ghitha, Syeikh Muhammad Hasan, penulis ensiklopedia fiqih Jawahir al-Kalam dan Syeikh Anshari.

Ayatullah Kouhkamareh-i sangat menguasai bidang fiqih dan ushul fiqih dan pasca meninggalnya Syeikh Anshari, beliau menjadi pemimpin Hauzah Ilmiah Irak dan banyak pengikut Syiah di pelbagai belahan dunia yang bertaklid kepadanya.

Beliau mendidik lebih dari 800 orang ulama yang kemudian hari menjadi ulama besar, seperti Ayatullah Mirza Musa Tabrizi dan Syeikh Hasan Mameqani. Selain mendidik ulama, beliau juga banyak menulis buku seperti Risalah di Bidang Ibadah, Furu ad-Din dan Ahkam Halal wa Haram.

Sejarah

Konferensi Perlindungan Palestina

43 tahun yang lalu, tanggal 30 Maret tahun 1976, sebuah demonstrasi besar Yaumul Ard atau Hari Bumi, berlangsung di tanah pendudukan Palestina.

Harus diingat bahwa pada tanggal 17 Oktober 1975, sebuah konferensi perlindungan terhadap tanah air digelar di kawasan al-Jalil di utara Palestina pendudukan. Dalam resolusi pertama konferensi ini para peserta melahirkan rasa kekecewaan serta mengecam penyitaan tanah air warga Arab Palestina oleh Rezim Zionis.

Konferensi ini menekankan bahwa aksi Israel itu melanggar hak-hak warga Arab muslim di tanah air mereka dan Rezim Zionis secara terang-terangan telah melanggar HAM, serta menginjak-injak dasar demokrasi dan keadilan. Konferensi perlindungan tanah air juga membentuk sebuah komite yang bertanggung jawab memobilisasi kekuatan rakyat untuk melaksanakan keputusan konferensi.

Komite ini menggelar sidang pada 6 Maret tahun 1976 dengan dihadiri oleh 20 pemimpin dewan kota Palestina dan setelah berbincang dengan kekuatan rakyat, ditetapkanlah hari ini sebagai hari bumi. Setiap tahun pada hari ini, rakyat Palestina dan mayoritas umat Islam di banyak negara melangsungkan acara peringatan yang mengecam kebijakan ekspansionis dan brutalitas Rezim Zionis.

Pemuda Palestina

Pengakuan Jimmy Carter akan Kesalahan AS Soal Iran

39 tahun yang lalu, tanggal 10 Farvardin 1359 HS, Jimmy Carter, Presiden Amerika waktu itu mengeluarkan pernyataan mengakui kesalahan Amerika soal Iran.

Beberapa bulan pasca didudukinya sarang spionase Amerika (Kedubes AS di Tehran) oleh para mahasiswa pendukung Khate Emam dan ancaman AS yang tidak mempengaruhi bangsa dan pemerintah Iran, Jimmy Carter, Presiden AS waktu itu pada 10 Farvardin 1359 HS mengirim pesan kepada Republik Islam Iran yang mengakui kegagalan pemerintahnya menyelesaikan masalah ini.

Pengakuan gamblang Carter akan kebenaran sikap Revolusi Islam Iran dan pendudukan sarang mata-mata Amerika menunjukkan diplomasi di Amerika telah mengalami jalan buntu. Ia mengakui bahwa sebagai kepala negara telah melakukan perbuatan yang patut dikecam.

Pengakuan ini disampaikan ketika Setan Besar di hari-hari setelahnya melakukan aksi militer terhadap Iran demi membebaskan para tawanan. Tapi dengan bantuan ilahim mereka terperangkap di gurun Tabas dan harus kembali menelan kekalahan.

Jimmy Carter