Apr 02, 2019 10:06 Asia/Jakarta
  • Lintasan Sejarah 2 April 2019

Hari ini, Selasa 2 April 2019 bertepatan dengan 26 Rajab 1440 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 13 Farvardin 1398 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi pada hari ini di masa lampau.

 

Hari Alam

Hari Alam

 

Tanggal 13 Farvardin di Iran diperingati sebagai Hari Alam atau Ruz-e Tabiat. Hari Alam diperingati warga Iran dalam satu paket dengan liburan Nouruz, tahun baru Iran dan terhitung akhir liburan Nouruz. Hari Alam terhitung hari ketiga belas dari awal musim semi.

Pada hari ini pohon-pohom mulai mengeluarkan bunga dan daun-daunnya yang membuat alam sungguh indah. Oleh karenanya, pada Hari Alam rakyat Iran keluar rumah untuk menikmati alam yang seakan-akan baru tumbuh kembali. Pada hari ini jiwa manusia yang cinta akan alam menjadi berkembang. Mereka memperingati Hari Alam ini sebagai penambah energi untuk memulai aktivitas kehidupan keesokan harinya.

 

Wafatnya Abu Thalib

 

1437 tahun yang lalu, tanggal 26 Rajab tahun ke-3 Sebelum Hijrah, Abu Thalib, paman Rasulullah Saw dan ayah Imam Ali as, meninggal dunia. Pada saat itu, Abu Thalib dan kaum Muslimin lainnya terkepung di tengah Lembah Abu Thalib akibat pemboikotan kaum Musyrikin. Setelah meninggalnya Abdul Muthalib, kakek Nabi Muhammad Saw, beliau mulai diasuh oleh pamannya  Abu Thalib. Saat itu, usia Muhammad baru delapan tahun.

 

Setelah diangkatnya Muhammad sebagai Rasul Allah, Abu Thalib masuk Islam dan menjadi pelindung terbesar Nabi Muhammad di hadapan kaum Musyrikin. Sebelum wafatnya, Abu Thalib memberi wasiat kepada keluarga dan temannya agar membela Islam dan Rasulullah.

 

Pada tahun yang sama, istri Rasullah, Khadijah, yang merupakan perempuan pertama yang memeluk Islam, juga meninggal dunia. Karena kesedihan Rasulullah yang amat mendalam, tahun tersebut dinamakan sebagai "Tahun Kesedihan".

 

 

Saddam Hossein

Rezim Saddam Lecehkan Najaf dan Karbala

28 tahun yang lalu, tanggal 2 April tahun 1991, antek-antek rezim Baath Saddam, melakukan aksi pelecehan terhadap makam suci Imam Ali as di Najaf dan makam Imam Husein as di Karbala.

Aksi pelecehan itu dilakukan bersamaan dengan penumpasan gerakan kebangkitan rakyat muslim di Irak Selatan.

Menyusul terjadinya operasi militer pasukan multinasional untuk mengusir tentera Irak dari Kuwait dan mengalahkan tentera Saddam, rakyat Irak bangkit melakukan perlawanan untuk menumbangkan rezim diktator Baath. Pada masa yang sama, tentara Amerika menghentikan operasi militer dan membuka jalan bagi tentara Saddam menumpaskan kebangkitan rakyat Irak yang sedang berpuasa di bulan Ramadhan.

Tentara Saddam turut melakukan pembunuhan massal ke atas rakyat Irak atau melakukan penangkapan besar-besaran. Orang-orang Saddam juga melakukan aksi pelecehan terhadap Makam Suci Imam Ali as dan Imam Husein as. Pembunuhan terhadap penganut Syiah di Irak Selatan berlanjut selama bertahun-tahun.