Lintasan Sejarah 15 April 2019
Hari ini, Senin 15 April 2019 bertepatan dengan 9 Sya'ban 1440 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 26 Farvardin 1398 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi pada hari ini di masa lampau.
Ibnu Barraj Tharablusi Meninggal Dunia
959 tahun yang lalu, tanggal 9 Sya'ban 481 HQ, Ibnu Barraj Tharablusi, seorang ulama besar Mesir meninggal dunia.
Ibnu Barraj sebenarnya dilahirkan di Mesir. Akan tetapi, dikarenakan selama beberapa tahun menjadi hakim di Kota Tharablus (Tripoli), sebuah kawasan di utara Lebanon, ia lantas dikenal dengan nama Tharablusi.
Semasa hidupnya, ia belajar kepada ulama-ulama besar zaman itu, di antaranya Syaikh Thusi. Dia kemudian banyak menulis buku-buku agama, yang paling terpenting adalah kitab "al-Jawamiul Fiqih " yang berisi sekitar 820 tanya-jawab di bidang fiqih. Kitab ini dianggap sebagai salah satu rujukan utama dalam ilmu agama Islam.
Khalid Islambuli Dihukum Mati
37 tahun yang lalu, tanggal 15 April 1982, Khalid Islambuli, tentara yang membunuh Anwar Sadat, sang pengkhianat terhadap bangsa Palestina dan Mesir telah diberondong peluru.
Selain sebagai tentara yang layak, ia bekerjasama secara sembunyi-sembunyi dengan gerakaan Islam Jihad Mesir. Pasca penandatanganan perjajian Kamp David dimana Anwar Sadat pada waktu itu sebagai presiden Mesir telah mengakui pemerintah penjajah Israel secara resmi, teror terhadap pengkhianat pada ideologi Palestina tersusun di benak Khalid Islambuli. Rencana ini dilakukan pada 6 Oktober 1981 Masehi.
Ketika Anwar Sadat hadir di acara parade militer Mesir pada hari ulang tahun perang Oktober 1973 Masehi, Khalid Islambuli bersama sejumlah orang melakukan tembakan ke arah Anwar Sadat di saat para tentara dan mobil militer melawati podium acara. Setelah operasi keberanian ini, Khalid Islambuli ditangkap dan setelah melalui pengadilan yang lama, ia dihujani peluru pada usia 34 tahun. Saat diadili ia berteriak, “Hai Masyarakat! Aku telah membunuh Firaun Mesir!”
Ayatullah Sayid Mousavi Tabrizi Wafat
16 tahun yang lalu, tanggal 26 Farvardin 1382 HS, Ayatullah Sayid Abul Fazl Mousavi Tabrizi meninggal dunia dalam usia 68 tahun dan dikuburkan di komplek makam suci Sayidah Fathimah Maksumah as di Qom.
Ayatullah Sayid Abul Fazl Mousavi Tabrizi lahir di Tabriz tahun 1314 HS. Setelah menyelesaikan pendidikan dasarnya beliau memutuskan untuk mempelajari ilmu-ilmu agama dan pada usia 13 tahun beliau memasuki hauzah ilmiah Tabriz. Pada usia 17 tahun Ayatullah Mousavi Tabrizi melanjutkan pendidikannya ke Qom dan belajar pada guru-guru besar seperti Ayatullah Ali Meshkini dan Imam Khomeini hingga mencapai derajat keilmuan yang tinggi.
Ayatullah Mousavi Tabrizi di masa kebangkitan Islam Iran ikut melakukan perjuangan politik melawan rezim Pahlevi dan pada tahun 1347 HS beliau menjadi anggota Jameeh Modarresin Qom (Lembaga Para Pengajar Hauzah Qom). Setelah kemenangan Revolusi Islam Iran, Ayatullah Mousavi Tabrizi dua kali terpilih sebagai anggota parlemen Iran dan selama tiga periode menjadi anggota Dewan Pakar Kepemimpinan (Majles Khobregan Rahbari). Selain itu beliau juga pernah menjadi Jaksa Agung Iran dan Kepala Pengadilan Tata Usaha Negara.
Ayatullah Mousavi Tabrizi di tahun-tahun terakhir menjadi penasihat tinggi Mahkamah Agung dan anggota Forum Internasional Ahlul Bait hingga wafatnya.