Jul 02, 2019 06:05 Asia/Jakarta
  • Lintasan Sejarah 2 Juli 2019

Hari ini, Selasa, 2 Juli 2019 bertepatan dengan 28 Syawal 1440 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 11 Tir 1398 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi pada hari ini di masa lampau.

Sinai Ghaznawi Lahir

973 tahun yang lalu, tanggal 28 Syawal 467 HQ, Majdud bin Adam, yang terkenal dengan nama Sinai Ghaznawi, seorang penyair sufi terkenal Iran, terlahir ke dunia di kota Ghaznein, yang dulu merupakan bagian dari kawasan Iran dan kini menjadi bagian dari Afghanistan.

Awalnya, Ghaznawi menulis syair-syair yang memuji para sultan, namun akhirnya dia beralih kepada kehidupan sufi dan menyusun syair-syair yang mengkritik kezaliman penguasa. Di antara karya Ghaznawi yang terpenting adalah "Hadiqatul Haqiqah" atau "taman hakikat" yang berisi syair-syair dalam bentuk matsnawi dan mengandung nilai-nilai akhlak dan sufisme.

 

Akhond Mulla Mohammad Kashani Wafat

104 tahun yang lalu, tanggal 11 Tir 1294 HS, Akhond Mulla Mohammad Kashani meninggal dunia di di usia 81 tahun dan dikebumikan di kota Isfahan.

Akhond Mulla Mohammad Kashani, seorang arif, filsuf dan faqih terlahir ke dunia pada 1213 HS di kota Kashan. Beliau belajar pendahuluan ilmu-ilmu agama di tanah kelahirannya dan setelah itu pergi ke Isfahan untuk lebih mendalami ilmu-ilmu agama. Di sana beliau belajar filsafat kepada Mirza Hassan Nouri dan Mohammad Reza Sahbai Ghomshei, hingga benar-benar menguasai ilmu-ilmu rasional.

Akhon Mulla Mohammad Kashani kemudian mengajar ilmu-ilmu rasional di madrasah Jaddeh Kochak dan madrasah Sadr Isfahan. Satu kelebihan beliau adalah kemampuannya menggabungkan filsafat dengan irfan. Hal itu membuat mereka yang menggandrungi filsafat Mulla Sadra berdatangan dari kota-kota Iran ke Isfahan.

Akhond Kashani selama puluhan tahun mengajar berhasil mendidik banyak murid seperti Ayatullah Sayid Hossein Boroujerdi, Sheikh Mohammad Hakim Khorasani, Haj Agha Rahim Arbab, Sayid Mohammadreza Khorasani, Agha Dhiya ad-Din Iraqi, Tarab Isfahani, Agha Najafi Qouchani, Sheikh Hashem Qazvini dan Mirza Abolqasem Mohammad Naseer Shirazi.

 

Ernest Hemingway Meninggal

58 tahun yang lalu, tanggal 2 Juli tahun 1961, Ernest Hemingway, seorang penulis terkenal AS, meninggal dunia.

Hemingway dilahirkan pada tahun 1899 di Illionis dan memulai karirnya sebagai penulis di sebuah suratkabar pada usia 17 tahun. Pada era Perang Dunia I, Hemingway ikut terjun dalam perang. Ia juga pernah dikirim ke medan perang dalam kapasitas sebagai reporter surat kabar.

Berbagai pengalamannya selama perang menjadi latar belakang dalam beberapa novelnya, di antaranya berjudul For Whom The Bell Tolls. Hemingway juga banyak menulis cerpen, di antaranya dibukukan dengan judul Men Without Women yang terbit tahun 1927.  Pada tahun 1954, Hemingway meraih hadiah Nobel di bidang sastra.