Jul 07, 2019 05:04 Asia/Jakarta
  • 7 Juli 2019
    7 Juli 2019

Hari ini, Sabtu, 7 Juli 2019 bertepatan dengan 4 Dzulkaidah 1440 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 16 Tir 1398 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi pada hari ini di masa lampau.

Mahlabi, Penulis Mesir Meninggal Dunia

784 tahun yang lalu, tanggal 4 Dzulqadah 656 HQ, Mahlabi, seorang penulis dan ilmuwan terkenal Mesir meninggal dunia pada usia 57 tahun.

Dia dikenal sebagai penulis prosa terkemuka di zamannya, sampai-sampai, Ibnu Khalikan, sejarawan termasyhur mencatat tentang Mahlabi sebagai berikut, "Saya bertemu dengannya dan saya menyaksikan segala hal yang sebelumnya saya dengar tentangnya."

Mahlabi juga meninggalkan  buku kumpulan syair. Syair-syairnya bersifat sederhana dan penuh kelembutan. Syair-syairnya amat populer di tengah masyarakat sehingga berkali-kali dicetak ulang di Mesir dan Beirut.

Image Caption

Sayid Reza Hosseini, Penyair Ahlul Bait Wafat

33 tahun yang lalu, tanggal 16 Tir 1365 HS Sayid Reza Hosseini, penyair Ahlul Bait meninggal dunia di usia 76 tahun dan dikebumikan di komplek makam suci Sayid Abdolazim, di kota Rey, Tehran.

Ustad Sayid Reza Hosseini yang lebih dikenal dengan sebutan Saadi Zaman, lahir di kota Azerbaijan pada 1289 Hs. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar dan menengahnya dari guru-guru waktu itu, beliau kemudian menjadi tokoh ulama muda. Beliau dikenal dengan penguasaannya yang luar biasa atas sastra Persia, Turki dan Arab. Beliau juga punya perhatian yang luar biasa atas ilmu teologi, logika, sejarah, fiqih, tafsir al-Quran, hukum dan irfan.

Sejak awal pendidikannya, potensi kepenyairan Sayid Reza Hosseini telah muncul dan sejak usia 14 tahun beliau telah membaca syair-syairnya. Sekalipun masih muda, para penyair senior Iran telah mengenalnya. Kecintaannya kepada Ahlul Bait membuat kebanyakan syair-syairnya berbicara tentang keutamaan mereka. Pada waktu itu, ketika untuk pertama kalinya beliau mempublikasikan kumpulan puisinya, para ulama dan penyair hebat Iran. Beliau menjadi populer di Azerbaijan.

Sayid Reza Hosseini termasuk penyair berbahasa Turki Azari paling terkenal dan boleh dikata sebagai pembaharu puisi dan sastra kegamaan Azerbaijan. Puisi-puisi telah menciptakan perubahan besar dalam proses penyempurnaan puisi yang memuji keutamaan Ahlul Bait. Dalam menjelaskan ujian yang menimpa ahlul Bait, beliau merujuk kepada sumber-sumber terpercaya, baik di Ahli Sunnah maupun Syiah, tanpa menambah-nambah sesuatu yang tidak ada.

Penyair Sayid Reza Hosseini meninggalkan banyak karya sastra dan puisi seperti Lama'at Huseini, Nojoum Derakshan dan Bahar Bi Khazan.

Ledakan di kota London

14 tahun yang lalu, tanggal 7 juli 2005 terjadi ledakan di sebuah bus dan tiga stasiun metro di pusat kota London menyebabkan 50 orang tewas dan 700 cidera.

Ledakan London tahun 2005 (arsip)

Serangan itu terjadi saat berlangsungnya sidang pemimpin 8 negara industri di Skotlandia, utara Inggris. Para pakar politik percaya bahwa ledakan bom London merupakan protes terhadap kerjasama pemerintah Inggris dengan Amerika Serikat yang menduduki Afghanistan dan Irak serta pembunuhan warga kedua negara ini. Di pihak lain, ledakan ini menunjukkan kelemahan sistem intelejen Inggris dalam menegakkan keamanan negara ini.

Pemerintah London mengklaim bahwa ledakan didalangi oleh orang-orang Islam. Akibatnya,tekanan terhadap warga muslim Inggris yang sudah ada sejak 11 September 2001 semakin keras.