Okt 14, 2019 13:31 Asia/Jakarta

Pariwisata kesehatan dewasa ini menjadi salah satu bentuk industri pariwisata yang sedang diminati di dunia. Dalam acara baru ini, kami mengajak Anda menelisik sektor pariwisata baru ini, terutama perkembangannya di Iran.

Berwisata atau melakukan perjalanan adalah salah satu bentuk terbaik bagi manusia untuk meraih banyak pengalaman dan pengetahuan. Di masa lalu, orang bepergian terutama untuk mencari nafkah, perdagangan, dan mengunjungi sanak keluarga yang jauh, ziarah dan kadang untuk petualangan. Oleh karena itu, orang-orang biasa cenderung tidak banyak melakukan perjalanan jauh karena pertimbangan panjang dan jauhnya rute, terutama masalah bahaya keamanan dalam perjalanan.

Tetapi saat ini, berkat kemajuan teknologi, terutama penemuan berbagai jenis transportasi, bepergian tidak lagi menjadi pengalaman yang tidak dapat diakses dan sulit, sehingga banyak orang bepergian dengan motivasi yang berbeda. Fenomena ini melahirkan sebuah industri baru disebut sebagai "wisata" atau "pariwisata".

Industri pariwisata telah menjadi salah satu industri terkemuka di dunia saat ini. Industri ini telah berkembang sedemikian rupa, sehingga saat ini menjadi industri ketiga paling menguntungkan di dunia.

 

Beberapa destinasi wisata di Iran 

Kata "tur" dalam kata tourism berasal dari kata Latin Tornare dan kata Yunani Tornos, yang berarti berputar di sekitar titik fokus dengan ciri-ciri pergerakan kembali menuju titik awal. Oleh karena itu, kata Tur mengacu pada perjalanan pulang pergi.

Pariwisata didefinisikan secara berbeda oleh Organisasi Pariwisata Dunia (UNWTO). Menurut organisasi itu, pariwisata adalah "Bepergian ke suatu daerah di luar kehidupan sehari-hari Anda dan tinggal di sana selama lebih dari 24 jam dan kurang dari satu tahun berturut-turut untuk tujuan rekreasi,  dan hal-hal di luar pekerjaan,".

Faktanya, industri pariwisata mengacu pada serangkaian kegiatan, layanan, dan industri yang disediakan untuk para pelancong dengan fasilitas yang mencakup  berbagai hal seperti: transportasi, makanan, toko, hiburan, layanan kesehatan, dan lainnya. 

Terlepas dari berbagai definisinya, pariwisata saat ini dipandang sebagai industri yang menarik bagi banyak negara di dunia. Sebab industri pariwisata, selain menghasilkan pendapatan dan mengurangi tingkat kemiskinan dan mendatangkan keuntungan, juga menciptakan pertukaran budaya antarnegara sehingga membawa mereka lebih dekat dari sebelumnya. Oleh karena itu, negara-negara di seluruh dunia berusaha menarik lebih banyak wisatawan dengan mempromosikan daya tarik wisata alam, sejarah, dan budaya mereka demi meningkatkan industri pariwisata mereka.

Selain itu, mengingat pentingnya peran wisatawan dalam perekonomian suatu negara, mereka perlu membangun infrastruktur industri pariwisata negara mereka untuk menarik wisatawan sehingga semua kebutuhan wisatawan terpenuhi dan mereka memiliki ingatan yang baik tentang perjalanannya. 

Saat ini, industri pariwisata tersegmentasi sesuai dengan tujuan perjalanannya dalam berbagai jenis yang berbeda-beda. Pengenalan sejarah dan peradaban suatu negara, alam, maupun ziarah dan kegiatan keagamaan atau beristirahat dan bahkan pengobatan dan kesehatan  menajdi salah satu bentuk pariwisata daat ini. Di antara jenis-jenis pariwisata, salah satu yang paling menonjol saat ini adalah pariwisata kesehatan. 

 

 

Organisasi Pariwisata Dunia (UNWTO) secara khusus mendefinisikan pariwisata kesehatan sebagai "penggunaan layanan untuk meningkatkan penyembuhan kesehatan dan pengobatan seseorang (menggunakan air mineral, iklim atau intervensi medis) dan di suatu tempat di luar tempat tinggal orang itu selama lebih dari 24 tahun".

Wisata kesehatan telah ada sejak zaman Yunani dan Roma kuno, dan kemudian berkembang di banyak negara Eropa dan tempat lain. Sejak zaman kuno, banyak orang pergi ke sekitar sungai dan perairan untuk bersantai dan penyembuhan. Wisata kesehatan mencakup banyak jenis, seperti wisata Medis, wisata Kuratif dan wisata kebugaran.

Wisata kesehatan, terutama jenis medis atau terapeutiknya menjadi jenis pariwisata yang paling sensitif di antara semua jenis pariwisata. Sebab, hal itu berkaitan langsung dengan kehidupan dan kesehatan wisatawan. Oleh karena itu, wisata kesehatan dilakukan dengan sangat berhati-hati dalam perjalanan mereka untuk pengobatan maupun perawatan. Wisatawan kesehatan juga harus memiliki informasi yang akurat dan memadai sebelum melakukan perjalanan ke rumah sakit terkemuka, cara menerima dan tempat tinggalnya. Dalam hal ini, ada perusahaan dan agen terkemuka yang dirujuk pasien setelah memilih negara tujuan, dan rumah sakit serta memilih dokter  yang menanganinya.

Dalam pariwisata kesehatan, layanan yang ditawarkan kepada wisatawan sangat beragam dan disesuaikan dengan kebutuhan pasien, dari operasi umum dan khusus hingga bedah gigi dan operasi plastik. Selain itu, sepanjang perjalan, pasien juga menikmati layanan pariwisata. Oleh karena itu, negara tujuan harus menyiapkan infrastruktur standar yang diperlukan untuk menarik wisatawan. Dokter yang berpengalaman dan profesional, rumah sakit dan klinik standar, peralatan medis lengkap dan terkini, serta peraturan dan pengawasan medis sebagai infrastruktur penting perawatan medis di suatu negara.

Setelah menyiapkan infrastruktur yang diperlukan, suatu negara dapat mengintegrasikan pariwisata dan layanan akomodasi ke dalam pariwisata kesehatan dan bersaing di pasar. Negara-negara yang menyediakan layanan kesehatan berkualitas dengan harga terjangkau akan memperoleh bagian yang lebih tinggi di pasar pariwisata kesehatan.

 

Kini, wisata kesehatan adalah salah satu jenis pariwisata terpenting saat ini dan telah menjadi fokus masyarakat dan pemerintah selama beberapa dekade. Jenis pariwisata ini adalah salah satu jenis pariwisata yang paling berkembang di dunia, dengan jumlah wisatawan yang meningkat setiap tahun.

Wisata ini sangat menguntungkan bagi negara tujuan. Selain proses terapi yang mereka lalui, mereka juga mengunjungi layanan wisata dan tamasya di negara tujuan dan memanfaatkan fasilitas di sana, dan kunjungan jangka panjang ini lebih menguntungkan bagi negara tujuan.

Berbagai laporan global menunjukkan lebih dari 7 juta orang bepergian ke seluruh dunia setiap tahun untuk memanfaatkan layanan pariwisata kesehatan, dan pasar diperkirakan mencapai $ 100 miliar per tahun. Negara-negara Asia menajdi salah satu tujuan paling populer bagi para wistawan. Kombinasi banyak faktor telah menyebabkan  peningkatan dalam tren perjalanan medis di Asia.

Biaya hidup yang tinggi di negara-negara industri, kemudahan perjalanan internasional dan peningkatan teknologi dan standar medis di banyak negara Asia saat ini menjadi perhatian. Selain itu, di negara-negara Asia, pasien menghabiskan lebih sedikit waktu menunggu layanan perawatan dibandingkan dengan negara-negara Barat, yang semuanya telah menyebabkan peningkatan tren wisatawan kesehatan ke Asia. Iran, Turki, Malaysia, Arab Saudi, Indonesia, India dan Bahrain, Cina dan Thailand menjadi beberapa negara tujuan wisata kesehatan.(PH)