Lintasan Sejarah 1 Januari 2020
-
1 Januari 2020
Hari ini, Rabu, 1 Januari 2020 bertepatan dengan 5 Jummadil Awal 1441 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 11 Dey 1398 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi hari
1 Januari Pertama Kali Dirayakan Sebagai Tahun Baru
2065 tahun yang lalu, tanggal 1 Januari tahun 45 Sebelum Masehi (SM), untuk pertama kalinya dalam sejarah, tanggal 1 Januari dirayakan sebagai hari tahun baru.
Tak lama setelah Julius Caesar dinobatkan sebagai kaisar Roma, ia memutuskan untuk mengganti penanggalan tradisional Romawi yang telah diciptakan sejak abad ke-7 SM.
Dalam mendesain kalender baru ini, Julius Caesar dibantu oleh Sosigenes, ahli astronomi dari Aleksandria, yang menyarankan agar penanggalan baru itu dibuat dengan mengikuti revolusi matahari, sebagaimana yang dilakukan orang-orang Mesir. Satu tahun dalam penanggalan baru itu dikalkulasi sebanyak 365 seperempat hari dan Caesar menambahkan 67 hari pada tahun 45 SM sehingga tahun 46 SM dimulai pada 1 Januari.
Caesar juga memerintahkan agar setiap empat tahun, satu hari ditambahkan kepada bulan Februari, yang secara teoritis bisa menghindari penyimpangan dalam kalender baru ini. Tak lama sebelum Caesar terbunuh di tahun 44 SM, ia mengubah nama bulan Quintilis dengan namanya, yaitu Julius atau July. Kemudian, nama bulan Sextilis diganti dengan nama pengganti Julius Caesar, yaitu Kaisar Agustinus, menjadi bulan Agustus.
Sayidah Zainab Lahir
1436 tahun yang lalu, tanggal 5 Jumadil Awal 5 HQ, Sayidah Zainab, cucu Rasulullah Saw, putri Imam Ali as dan Fathimah az-Zahra as, terlahir ke dunia.
Putri Imam Ali as ini terkenal atas ketakwaan, ketinggian ilmu, kefasihan bahasa, dan keberaniannya dalam membela kebenaran.
Pada era pemerintahan Khalifah Yazid yang kejam dan despotik, saudara Sayidah Zainab, Imam Husein as menolak untuk berbaiat kepada khalifah zalim itu dan memilih melakukan perlawanan. Imam Husein beserta 72 anggota keluarga dan sahabatnya dikepung oleh ribuan orang pasukan Yazid di Padang Karbala.
Di antara anggota kafilah Imam Husein tersebut adalah Sayidah Zainab dan dua putra beliau yang kemudian gugur syahid untuk membela Imam Husein. Di Iran, hari kelahiran Sayidah Zainab juga diperingati sebagai "Hari Perawat" untuk mengenang jasa beliau yang menjadi perawat dan pelindung para korban tragedi Karbala.
Agresi Imperium Ottoman ke Iran
105 tahun yang lalu, tanggal 11 Dey 1293 HS, Imperium Ottoman menyerangi Iran.
Setelah dimulainya Perang Dunia II, pemerintah Iran menyatakan tidak memihak manapun agar aman dari kerusakan akibat perang. Namun langkah Iran ini tidak diperhatikan oleh pihak-pihak yang berperang dan masing-masih menyerang sebagian teritori Iran.
Pasukan Dinasti Ottoman dengan bantuan etnis Kurdi mulai mengagresi Iran pada 11 Dey 1293 Hs dan menduduki kota-kota yang tidak mampu melawan seperti Tabriz dan Orumieh dan terus merangsek hingga ke utara Iran.
Pasca agresi Dinasti Ottoman, Rusia dengan tentaranya memasuki Iran dan menguasai kota Azerbaijan dan pecahlah perang hebat antara Rusia dan Ottoman. Akibat perang ini, banyak warga Azerbaijan yang tewas dan luka-luka, sementara harta mereka dijarah. Pada akhirnya tentara Rusia menang melawan Ottoman. Kekalahan itu memaksa Ottoman mundur dan Rusia menguasai seluruhnya kota Azerbaijan.
Ketika Inggris memasuki Iran, negara ini menjadi satu dari pihak yang berperang yang membuat Iran menjadi tempat pembantaian rakyat dan kerusakan di sana-sini.