Perkembangan Iptek di Iran dan Dunia (134)
Apr 16, 2020 20:29 Asia/Jakarta
-
perkembangan iptek di Iran
Para peneliti di Universitas Teknologi Amirkabir, Tehran berhasil menemukan sebuah sistem untuk mengukur tingkat kualitas drainase pada aspal menggunakan teknik pengolahan citra yang dapat berdampak pada peningkatan keamanan jalan raya.
Menurut para peneliti, gaya gesek merupakan salah satu karakteristik penting lapisan permukaan jalan raya yang sangat menentukan keamanan jalan. Gaya gesek saat mencapai titik jenuh atau semi jenuh, memiliki substansi yang berbeda dengan kondisi kering, dan di sisi lain fenomena hydroplaning atau dispersi air, faktor terpenting yang menyebabkan tergelincirnya kendaraan saat hujan, dipengaruhi oleh kemampuan drainase dan gaya gesek permukaan jalan.
Menurut pelaksana proyek penelitian, asas penelitian ini adalah penggunaan ilmu pengolahan citra untuk mengukur indikator-indikator permukaan jalan aspal. Sistem ini didesain sehingga dapat berperan besar dalam menjaga keamanan jalan raya, dan penggunaan sistem ini bisa mengurangi angka kecelakaan saat hujan secara signifikan. Sistem ini dalam mengukur gaya gesek permukaan jalan aspal menggunakan dua bagian perangkat keras, dan perangkat lunak.
Bagian perangkat keras sistem ini memiliki kemampuan melakukan simulasi kondisi hujan di berbagai titik permukaan jalan pada kondisi terkontrol untuk semua jenis permukaan jalan, dan membuka kemungkinan dilakukannya drainase trotoar. Output bagian perangkat keras alat ini dikirim ke bagian perangkat lunak, dan dianalisa. Data yang diperoleh dari perangkat keras sistem ini berbentuk gambar-gambar yang dikaji melalui proses simulasi drainase permukaan jalan, oleh kamera-kamera yang dipasang di alat tersebut.
Menurut para peneliti, foto-foto tersebut dimasukkan pada tahap pra-proses dan proses di bagian analisa, dan berdasarkan kekhususan morfologi gambar-gambar tadi, diperoleh indikator kondisi drainase permukaan jalan, dan selanjutnya dinilai apakah ia bisa diterima atau ditolak. Bagian perangkat keras sistem ini dirancang sedemikian rupa sehingga faktor-faktor lingkungan dan sekitarnya terutama perubahan penerangan yaitu siang, malam, cuaca berawan, atau terang tidak mengubah gambar agar alat ini bisa digunakan pada segala kondisi.
Oleh karena itu, digunakan sistem penerangan khusus secara radiasi tidak langsung pada alat ini sehingga menghasilkan penerangan yang tepat, dan seragam, selain itu mencegah refleksi atau pemantulan cahaya kamera dan penurunan kualitas gambar. Dua makalah ilmiah hasil penelitian ini dimuat di ISI dan dua jurnal ilmiah internasional dengan faktor dampak 4 dan 6,6.
----
Para peneliti di Universitas Bu-Ali Sina bekerjasama dengan peneliti Universitas Teknologi Sharif Tehran, Iran berhasil mendesain dan membuat reaktor multi-stage atau bertingkat untuk pemurnian limbah industri. Menurut pelaksana proyek penelitian, reaktor bertingkat ini dapat menjadi alat yang hemat bagi berbagai industri. Alat ini memiliki dimensi yang kecil, dan dirancang sedemikian rupa sehingga bisa memurnikan limbah industri tanpa menggunakan bahan kimia sedikitpun, dan saat melakukan pemurnian ia tidak menebarkan bau busuk di lingkungan pabrik.
Reaktor memurnikan limbah dalam tiga tahap. Bagian pertama alat ini terdiri dari tempat penampungan limbah yang di dalamnya dipasang lapisan-lapisan elektroda. Lapisan-lapisan ini tersambung ke mesin penghasil listrik sehingga proses koagulasi listrik terjadi pada limbah. Output bagian pertama disalurkan melalui sebuah pompa dengan perencanaan waktu tertentu ke bagian kedua alat ini.
Bagian kedua alat ini terdiri dari tabung-tabung yang mengandung senyawa adsorben seperti karbon aktif yang ditumpahkan ke dalam tabung dengan kategorisasi ukuran yang berbeda-beda, dan outputnya masuk ke bagian ketiga. Bagian ketiga reaktor yang merupakan bagian paling penting, terdiri dari makroorganisme yang mengandung mikroorganisme.
Sistem ini sudah digunakan pada industri tekstil, peternakan industri, dan tempat pejagalan. Beberapa metode banyak menghasilkan lumpur, ini karena ia menggunakan bahan kimia yang banyak pula. Pada metode semacam ini selain memakan biaya besar untuk membeli bahan kimia, juga mengharuskan pengiriman lumpur ke dinas lingkungan hidup untuk menghindari bahaya. Akan tetapi pada metode baru, tidak perlukan biaya besar, dan dengan menggunakan reaktor ini lebih dari 90 persen limbah bisa dimurnikan.
----
Para peneliti Universitas Flinders, Australia meyakini bahwa sistem kecerdasan buatan bernama SAM untuk pertama kalinya secara mandiri mampu menciptakan sebuah obat influenza. Seringkali ilmuwan mengeluarkan dana sampai miliaran dolar dan waktu yang lama untuk mengembangkan obat-obatan baru yang mayoritas gagal sebelum diujicobakan pada manusia.
Menurut salah seorang peneliti, pihaknya memasukkan informasi-informasi seputar komposisi senyawa kimia yang mengaktifkan sistem imun badan manusia, dan senyawa-senyawa yang tidak berdampak sama sekali terhadap sistem ini ke dalam kecerdasan buatan.
Pada tahap berikutnya, para peneliti mengembangkan sebuah aplikasi komputer yang mampu memproduksi ribuan miliar senyawa, dan memungkinkan SAM memilih senyawa mana yang paling baik dan efektif. Para peneliti menyusun beberapa opsi terbaik yang dipilih sistem kecerdasan buatan, dan mengujinya pada sel-sel darah manusia di laboratorium. Salah satu senyawa kimia pilihan adalah sebuah vaksn influenza yang uji coba berikutnya menunjukkan sangat efektif pada binatang.
Uji klinis vaksin baru ini pada manusia dimulai di Amerika. Jika uji coba yang dilakukan sesuai dengan target, dan sukses, maka manusia akan memasuki era baru yang di dalamnya sistem kecerdasan buatan setiap hari memproduksi obat baru.
----
Sekolah Kesehatan Bailur, dan Universitas California, Los Angeles, Amerika berhasil memulihkan kemampuan melihat enam orang tuna netra hingga tingkat tertentu, dengan menggunakan implan pada otak manusia, dan gambar video yang dikirim ke otak.
Para peneliti menyambungkan sebuah kamera video ke sebuah kaca mata. Kamera tersebut mengirim gambar ke elektroda yang ada dalam korteks visual otak manusia. Sebelumnya sejumlah upaya dilakukan untuk menciptakan sebuah mata bionik yang terkonsentrasi pada implan di mata. Proses ini membutuhkan kerja dan penelitian pada mata.
Menurut salah satu peneliti, dengan membuat jalan pintas pada implan di mata, banyak peluang pengobatan yang bisa digunakan untuk menyembuhkan para tuna netra. Metode ini dianggap sebagai kemajuan besar dalam pengobatan orang-orang yang buta total. Akan tetapi teknologi ini masih belum mendapat pengesahan untuk mengobati orang yang buta sejak lahir.
Dalam penelitian ini, para partisipan yang masing-masing mengalami kebutaan dalam beberapa tahun dilibatkan. Para peneliti meminta mereka untuk melihat layar hitam komputer, dan menemukan kotak putih kecil yang secara tidak disengaja muncul di beberapa tempat di layar komputer. Mereka tercatat beberapa kali berhasil menemukannya.
Salah satu partisipan, hampir 10 tahun kehilangan kemampuan melihat. Ketika mengenakan kaca mata, dan bersama istrinya berjalan-jalan, ia mampu membedakan persimpangan jalan dan taman. Ia juga dapat mengetahui di mana letak sofa.
----
Seorang pria 60 tahun asal Rusia yang menderita Iskemia, menyadari bahwa ia hanya memiliki setengah otak di dalam tempurung kepalanya. Dengan kata lain bagian otak kirinya kosong. Pria ini tidak sadar bahwa sepanjang hidupnya hanya memiliki setengah otak.
Selama ini pria yang berprofesi sebagai insinyur itu bekerja di militer Rusia, dan hidup sehat tanpa keluhan apapun bersama keluarganya sampai ia terserang Iskemia dan dilarikan ke rumah sakit, tim dokter setelah melakukan CT Scan menyadari bahwa setengah otak pria itu tidak ada.
Pada kondisi yang sangat langka, ketiadaan sebagian otak bisa menyebabkan kelumpuhan parah, bahkan menyebabkan kematian di usia dini. Namun yang menarik, kondisi pria ini tidak menunjukkan gejala tersebut, dan kasus ini sangat jarang terjadi. Biasanya masalah semacam ini muncul saat seseorang masih dalam rahim ibunya.
Para ilmuwan berkesimpulan bahwa di sepanjang hidupnya otak kanan pria inilah yang melakukan semua tugas otak.[]
Tags