Lintasan Sejarah 20 Oktober 2020
-
20 Oktober 2020
Hari ini, Selasa 20 Oktober 2020 bertepatan dengan 3 Rabiul Awal 1442 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran tanggal 29 Mehr 1399 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi hari ini.
Pasukan Yazid Serang Mekah dan Nistakan Masjidul Haram
1378 tahun yang lalu, tanggal 3 Rabiul Awal 64 HQ, pasukan Yazid menyerang Mekah dan menistakan Masjidul Haram.
Yazid bin Muawiyah memerintah selama tiga tahunan. Pada tahun pertama kekuasaannya, ia memerintah pasukannya membunuh cucu Rasulullah Saw, Imam Husein as di Karbala dan melakukan kejahatan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah Islam.
Pada tahun kedua, ia melakukan kejahatan kedua di Madinah dan pasukannya melakukan pembantaian di sana, sehingga kota suci Madinah penuh dengan mayat umat Islam.
Di akhir kekuasaannya, Yazid bin Muawiyah dengan niat hendak menumpas gerakan Abdullah bin Zubair, ia mengirim pasukannya pada 3 Rabiul Awal 64 Hq di bawah komando Hashin bin Numair ke kota Mekah. Dalam serangan ini, mereka mengepung Masjidul Haram dan menyerang Ka'bah dengan katapel raksasa. Serangan ini terus berlanjut, sehingga Hashin dikabari bahwa Yazid telah meninggal dunia.
Perang Pasukan Turki Melawan Inggris, Perancis dan Rusia
193 tahun yang lalu, tanggal 20 Oktober 1827, sebuah perang berlangsung antara pasukan gabungan Perancis, Rusia, dan Inggris melawan pasukan Turki Ottoman.
Perang yang berlangsung di perairan utara laut Mediterania dan dalam rangka pembelaan pasukan gabungan terhadap Yunani itu berakhir dengan kekalahan telak pasukan Turki Ottoman. Disebutkan bahwa pasukan gabungan tiga negara berhasil menghancurkan 60 kapal serta menewaskan sekitar 6.000 tentara Turki.
Enam tahun sebelumya, yaitu pada tahun 1821, rakyat Yunani memulai perjuangan mereka untuk meraih kemerdekaan dari Turki. Upaya ini kemudian mendapatkan dukungan luas dari negara-negara Eropa. Akhirnya, setelah berlangsungnya perang tersebut, Yunani merdeka dari Turki pada tahun 1829.
Aksi Mogok Buruh Kilang Minyak Iran
42 tahun yang lalu, tanggal 29 Mehr 1357 HS, para pekerja kilang minyak Iran memulai aksi mogoknya dalam rangka menentang rezim despotik yang berkuasa saat itu, yaitu rezim Shah Pahlevi.
Gerakan mogok massal mereka ini membuat ekspor minyak Iran keluar negeri terhenti dan akibatnya, rezim Shah kehilangan sumber pendapatannya yang terbesar. Selain itu, terhentinya eskpor minyak Iran ke luar negeri mengakibatkan harga minyak di pasar dunia naik tajam.
Rezim Shah dengan berbagai cara, termasuk represi, berusaha membuat para pekerja kilang minyak Iran kembali bekerja, namun pemogokan itu terus berlangsung hingga tergulingnya rezim ini.