Ulama Malaysia: Syahid Imam Khamenei Pembela Martabat Dunia Islam
https://parstoday.ir/id/news/world-i186790-ulama_malaysia_syahid_imam_khamenei_pembela_martabat_dunia_islam
Pars Today – Ulama dan aktivis Muslim Malaysia dalam sebuah artikel menilai Imam Khamenei, Rahbar Syahid Revolusi Islam sebagai “suara perlawanan”, persatuan umat Islam dan pembela martabat Dunia Islam.
(last modified 2026-03-13T14:14:42+00:00 )
Mar 13, 2026 21:13 Asia/Jakarta
  • Mohammad Azmi Abdul Majid, ulama Malaysia
    Mohammad Azmi Abdul Majid, ulama Malaysia

Pars Today – Ulama dan aktivis Muslim Malaysia dalam sebuah artikel menilai Imam Khamenei, Rahbar Syahid Revolusi Islam sebagai “suara perlawanan”, persatuan umat Islam dan pembela martabat Dunia Islam.

Menurut laporan Pars Today, Mohammad Azmi Abdul Majid, dalam sebuah artikel berjudul “Pemikiran Ayatullah Sayid Ali Khamenei, Pemimpin Persatuan, Pembela Quds dan Syahid Ramadan” mengkaji posisi dan warisan pemikiran dan politik beliau di dunia Islam. Dalam artikelnya ia menjelaskan bahwa Syahid Imam Khamenei tidak hanya seorang pemimpin politik, tetapi simbol perlawanan, keyakinan dan konsisten pada martabat umat Islam.

Menurut keyakinan Abdul Majid, Syahid Ayatullah Khamenei selama beberapa dekade berusaha mengingatkan umat Islam bahwa iman harus disertai dengan keberanian dan membela kedaulatan dan keadilan di hadapan tekanan asing adalah satu keharusan.

Seraya menyinggung latar belakang keilmuwan Rahbar Syahid Revolusi Islam Iran, ia menegaskan bahwa beliau berasal dari tradisi mendalam dalam keilmuan dan pemikiran Islam, tetapi pada saat yang sama meyakini seorang ulama tidak boleh berdiam pada masalah keilmuan saja, tetapi harus berdiri di samping orang-orang tertindas dan berbicara menghadapi ketidakadilan.

Ulama Malaysia ini di bagian dari artikelnya menulis, “Masalah persatuan Dunia Islam sebagai salah satu poros pemikiran Syahid Imam Khamenei dan beliau senantiasa memperingatkan, perselisihan sesama Muslimin melemahkan umat Islam dan menjadi sarana bagi dominasi dan perpercahan. Dengan demikian, menurut Syahid Imam Khamenei, persatuan bukan sekadar slogan, tetapi sebuah keharusan strategis dan moral Dunia Islam.”

Abdul Majid juga menyebut pembelaan terhadap Quds dan mendukung bangsa Palestina sebagai pilar terpenting pemikiran Syahid Ayatullah Khamenei dan menegaskan, beliau selalu menilai masalah Palestina bukan perbedaan politik, tetapi tanggung jawab moral semua Muslim dan bahkan semua pencari kebebasan dunia.(sl)