-
Dihantam Bom Daesh, Komandan Taliban Tewas
Nov 03, 2021 11:59Hamdullah Mokhlis, seorang komandan senior Taliban tewas dalam serangan teroris di depan sebuah rumah sakit di Kabul, ibu kota Afghanistan kemarin.
-
Taliban Larang Gunakan Dolar di Afghanistan
Nov 03, 2021 10:56Pemerintah sementara Taliban di Afghanistan melarang penggunaan mata uang asing, terutama dolar AS, untuk kegiatan ekonomi dan perdagangan di negara itu.
-
Dua Ledakan Bom Mengguncang Kota Kabul
Nov 02, 2021 15:36Puluhan orang tewas dan terluka dalam dua ledakan di ibu kota Afghanistan, Kabul.
-
Taliban Bantah Tentara Afghanistan Gabung Daesh
Nov 02, 2021 14:41Seorang wakil juru bicara Taliban membantah laporan bahwa mantan tentara Afghanistan telah bergabung dengan kelompok teroris Daesh.
-
Khorramshad: AS Tak Bisa Abaikan Kekuatan Regional Iran
Nov 02, 2021 13:15Deputi Politik Menteri Dalam Negeri Iran mengatakan, Amerika Serikat harus mengakui kekuatan regional Iran, dan mematuhi komitmennya.
-
Gubernur Khorasan Razavi Iran Akhiri Kunjungan ke Afghanistan
Nov 01, 2021 18:00Gubernur Provinsi Khorasan Razavi Iran hari ini, Senin (1/11/2021) mengakhiri kunjungannya ke Afghanistan. Ia berkunjung ke Afghanistan atas undangan pihak berkuasa negara itu.
-
Taliban: Ada Konsekuensi Jika Dunia Tak Akui Kami
Okt 31, 2021 18:54Juru bicara Taliban memperingatkan bahwa tidak diakuinya pemerintah Taliban di Afghanistan akan memiliki konsekuensi bagi kawasan dan dunia.
-
Kelompok Anti-Taliban Buka Kantor di Tajikistan
Okt 31, 2021 18:04Kelompok anti-Taliban yang dipimpin oleh Ahmad Massoud, telah membuka kantor mereka di Dushanbe, ibu kota Tajikistan.
-
Taliban Ingatkan Cina soal Pembangunan Pangkalan Militer di Tajikistan
Okt 31, 2021 15:16Kelompok Taliban menganggap keputusan Cina membangun pangkalan militer di perbatasan Afghanistan dan Tajikistan sebagai berbahaya.
-
Iran Teladan Kerja Sama dan Persatuan Etnis
Okt 31, 2021 14:20Dalam sebuah wawancara terbaru yang dirilis Televisi Tolonews, salah satu anggota budaya milisi Taliban, Shahab Liwal dalam sebuah statemen mengklaim saham Ahlu Sunnah di pemerintahan Iran sangat kecil.