-
Hizbullah Lebanon Bombardir Lima Pangkalan Militer Rezim Zionis
Feb 10, 2024 12:28Hizbullah Lebanon mengumumkan serangan terhadap lima pangkalan militer rezim Zionis di utara wilayah pendudukan.
-
Media Zionis: Hizbullah Serang Zona Militer Sensitif Israel
Feb 08, 2024 21:00Gerakan perlawanan Islam Lebanon, menyerang dua pangkalan militer Rezim Zionis, yang disebut oleh media-media Israel, sebagai zona sensitif.
-
AS kepada Israel: Serangan ke Hizbullah, Kesalahan Strategis
Feb 07, 2024 17:23Pemerintah Amerika Serikat, memberitahu para pejabat Rezim Zionis, bahwa segala bentuk operasi militer luas terhadap Hizbullah Lebanon, akan menjadi kesalahan strategis.
-
Media Israel: Hizbullah Baru Gunakan Lima Persen Kekuatannya
Feb 06, 2024 22:08Media Rezim Zionis, mengatakan Hizbullah sekarang baru menggunakan lima persen kekuatan militernya dalam menghadapi pasukan Israel, dan masih belum membuka kartu-kartu trufnya.
-
Hizbullah Tembak Barak Tentara Israel dengan Rudal Burkan
Feb 06, 2024 19:29Gerakan perlawanan Islam Lebanon, mengumumkan telah menembak pusat konsentrasi pasukan Rezim Zionis, di barak Ramim, dengan rudal.
-
Rudal Hizbullah Lebanon Hantam Barak Tentara Zionis
Feb 04, 2024 13:26Hizbullah Lebanon menargetkan barak militer rezim Zionis di utara pendudukan dengan serangan rudal.
-
Rudal Hizbullah Hantam Pangkalan Militer Rezim Zionis
Jan 31, 2024 12:20Hizbullah Lebanon mengumumkan penargetan pangkalan militer rezim Zionis di utara wilayah pendudukan.
-
AS Mengklaim Enggan Berkonflik dengan Iran
Jan 31, 2024 11:26Tiga hari telah berlalu sejak serangan pesawat tak berawak di pangkalan Amerika yang dikenal sebagai Menara 22 dekat perbatasan Yordania dan Suriah, yang menewaskan 3 tentara dan melukai 34 tentara Amerika, para pejabat pemerintahan Biden berbicara tentang keengganan mereka untuk terlibat dalam konflik dan perang dengan Iran.
-
Lintas Warta 31 Januari 2024
Jan 31, 2024 11:26AS Mengklaim Enggan Berkonflik dengan Iran.
-
Pemukim Zionis Lebih Percaya Hizbullah daripada Janji Israel
Jan 29, 2024 22:02Media Rezim Zionis melaporkan, para pemukim Zionis, tidak menuruti imbauan perwira militer Israel, untuk pulang ke rumah mereka di sepanjang garis perbatasan Lebanon, tapi lebih memperhatikan peringatan Hizbullah.