-
Iran-Pakistan Siap Tingkatkan Kerjasama Ekonomi
Aug 28, 2016 13:26Presiden Republik Islam Iran mengatakan, hubungan baik dan dekat antara pemerintah Iran dan Pakistan menyediakan dasar peningkatan kerjasama ekonomi kedua negara.
-
India: Pakistan tak Berhak Campuri Urusan Dalam Negeri Kami
Aug 13, 2016 06:51Juru Bicara Kementerian Luar Negeri India mengecam intervensi Pakistan di Kashmir-India dan mengatakan, Pakistan tidak berhak mencampuri urusan dalam negeri India.
-
Pakistan Desak Keterlibatan Liga Arab Hentikan Kekerasan di Kashmir
Aug 12, 2016 13:28Pakistan mengirim surat untuk Sekjen Liga Arab dan meminta negara-negara anggota lembaga itu untuk menunjukkan reaksi atas langkah-langkah India di Kashmir dan berusaha menghentikan kekerasan serta bentrokan berdarah di wilayah itu.
-
Mendagri India Reaksi Keras Pernyataan PM Pakistan
Aug 11, 2016 01:29Menteri Dalam Negeri India menuding Pakistan mencampuri urusan internal negaranya dan menegaskan bahwa tidak ada kekuatan yang bisa memisahkan Kashmir dari India.
-
Bom Meledak di ICU Rumah Sakit Quetta
Aug 09, 2016 07:12Sebuah ledakan bom menewaskan sedikitnya 30 orang di dalam sebuah rumah sakit di kota Quetta di barat daya Pakistan.
-
Iran Kecam Serangan Bom di Pakistan
Aug 08, 2016 22:45Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Republik Islam Iran mengecam serangan bom di kota Quetta, Pakistan baru-baru ini.
-
Asosiasi Pengacara Pakistan Umumkan Tiga Hari Berkabung
Aug 08, 2016 13:56Menyusul ledakan mematikan yang terjadi di pusat Negara Bagian Baluchistan, Pakistan, para pengacara negara itu mengumumkan tiga hari berkabung.
-
Pakistan Deportasi Mata-Mata AS
Aug 08, 2016 07:54Pakistan mendeportasi seorang "mata-mata AS" untuk kedua kalinya setelah keliru mengijinkannya masuk ke negara itu.
-
Iran-Pakistan Bertekad Perluas Hubungan Ekonomi
Aug 06, 2016 22:34Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran menekankan perluasan hubungan bilateral antara Tehran dan Islamabad di semua bidang khususnya di sektor ekonomi.
-
Pakistan Tangkap Mata-mata Amerika
Aug 06, 2016 14:41Media-media Pakistan pada Sabtu (6/8/2016) melaporkan bahwa seorang mata-mata Amerika Serikat kembali ditahan oleh aparat keamanan di Islamabad ketika ia memasuki negara itu menggunakan dokumen perjalanan palsu.