Peringatan tentang Penyebaran Penyakit di Gaza
https://parstoday.ir/id/news/daily_news-i184360-peringatan_tentang_penyebaran_penyakit_di_gaza
Pars Today - Seorang pejabat medis Palestina, merujuk pada kepadatan yang parah di dalam kamp-kamp pengungsi di Gaza dan kurangnya ventilasi yang memadai, memperingatkan tentang penyebaran berbagai penyakit di Gaza, dengan mengatakan, "90% penduduk kota telah mengungsi, dan sebagian besar dari mereka tinggal di kamp-kamp yang padat dan kekurangan fasilitas dasar untuk hidup sehat."
(last modified 2026-04-12T10:02:39+00:00 )
Jan 20, 2026 09:04 Asia/Jakarta
  • Kondisi Gaza
    Kondisi Gaza

Pars Today - Seorang pejabat medis Palestina, merujuk pada kepadatan yang parah di dalam kamp-kamp pengungsi di Gaza dan kurangnya ventilasi yang memadai, memperingatkan tentang penyebaran berbagai penyakit di Gaza, dengan mengatakan, "90% penduduk kota telah mengungsi, dan sebagian besar dari mereka tinggal di kamp-kamp yang padat dan kekurangan fasilitas dasar untuk hidup sehat."

Menurut laporan hari Selasa (20/01/2026), IRNA mengutip kantor berita Shehab, Ayman Abu Rahma, Kepala Departemen Pencegahan Kementerian Kesehatan di Gaza mengatakan, "Di tengah runtuhnya struktur perawatan kesehatan dan memburuknya kondisi hidup dan lingkungan, terutama dengan datangnya musim dingin dan berlanjutnya gelombang dingin, penyebaran penyakit pernapasan telah menjadi bahaya serius."

Ia mengatakan, “90 persen penduduk Gaza kini mengungsi, sebagian besar tinggal di kamp-kamp yang padat, dan situasi ini secara langsung berkontribusi pada penyebaran penyakit pernapasan, terutama karena Kementerian Kesehatan telah melaporkan peningkatan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam jumlah rata-rata kasus penyakit pernapasan setiap tahunnya, yang menyebabkan kepadatan parah di ruang gawat darurat dan pusat perawatan, sementara rumah sakit mengalami kekurangan tempat tidur yang parah, kelelahan staf medis, dan kurangnya sumber daya untuk merespons."

Abu Rahma menekankan, “Situasinya lebih serius tahun ini karena kekurangan vaksin flu musiman, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, yang diberikan sebelum musim dingin kepada kelompok yang paling rentan, seperti anak-anak, wanita hamil, lansia, dan mereka yang menderita penyakit kronis.”

Pejabat kesehatan Gaza itu mengatakan, “Penghancuran yang direncanakan terhadap laboratorium umum dan bagian laboratorium lainnya telah menghilangkan kemampuan kementerian untuk melakukan tes yang diperlukan untuk mendiagnosis patogen secara akurat.”

Ia menambahkan, "Semua kasus dugaan virus corona telah dites negatif, dan ini menunjukkan bahwa infeksi saat ini kemungkinan terkait dengan musim dingin dan penyebaran virus pernapasan. Namun, kurangnya kapasitas laboratorium menghambat diagnosis pasti."

Abu Rahma menggarisbawahi keterbatasan layanan kesehatan di Gaza, dan menyerukan tindakan mendesak untuk mendatangkan vaksin dan peralatan medis sebelum bencana kesehatan di kota itu memburuk.(sl)