Tarif Trump tidak Menghentikan Pasar Saham Asia
-
Pasar Saham Asia
Pars Today – Pasar saham Asia mengalami tren kenaikan berkat harapan terhadap kinerja raksasa‑raksasa teknologi Amerika, meskipun Presiden Trump memberlakukan tarif 25 persen terhadap Korea Selatan.
Menurut laporan IRNA yang mengutip Reuters, Trump menuduh parlemen Korea Selatan “tidak mematuhi” perjanjian dagang dengan Washington dan mengumumkan bahwa tarif impor Amerika Serikat terhadap ekonomi terbesar keempat Asia—termasuk mobil, kayu, dan obat‑obatan—akan meningkat sebesar 25 persen.
Meski keputusan tersebut diumumkan, pasar bereaksi dengan cepat. Kontrak berjangka Nasdaq naik 0,2 persen berkat optimisme terhadap kinerja tujuh raksasa teknologi AS, termasuk Microsoft, Apple, dan Tesla. Indeks KOSPI Korea Selatan juga naik 0,8 persen, menutupi penurunan sebelumnya.
Di kawasan Asia, indeks MSCI Asia di luar Jepang meningkat 0,4 persen. Indeks Nikkei Jepang turun 0,1 persen akibat penguatan nilai yen, sementara indeks saham perusahaan‑perusahaan besar Tiongkok tidak berubah. Indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,4 persen.